Untuk Indonesia

Ulah Oknum Selebgram, Resto di Gorontalo Ini Terancam Ditutup

Dulohupa.id- Ulah sejumlah oknum selebgram yang merayakan ultah di salah satu resto di Gorontalo, berujung panjang. Sebab, lelucon mereka yang mengaku merayakan ultah di resto itu dalam kondisi positif Covid-19, telah menyebabkan resto itu diancam ditutup oleh pihak satgas Covid-19. 

Hal itu terungkap saat Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto bersama satgas Covid-19 mendatangi resto yang terletak di jalan Arif Rahman Hakim, Kota Gorontalo itu, pada Jumat siang tadi, (16/7). 

“Kami dari gugus tugas melaksanakan tracing terhadap karyawan yang ada di salah satu resto yang dijadikan tempat ulang tahun (oleh selebgram kemarin). Jadi seluruh karyawan sebanyak 20 orang kita akan lakukan pengecekan yaitu dengan antigen dan swab PCR,”ungkap Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto.

Kata dia, jika dari 20 karyawan itu ada yang positif Covid-19, maka pihaknya akan melakukan penutupan terhadap resto tersebut, untuk sementara. 

Suka mengatakan, swab PCR dilakukan kepada karyawan,karena selebgram dan dua rekannya  terkonfirmasi positif covid 19 usai merayakan ultah di resto tersebut. Saat ini, ketiganya sedang menjalani isolasi terpusat yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Gorontalo. 

“Kami melaksanakan kegiatan testing, tracing, dan treatment kepada tiga orang selebgram yang hasil dari pengecekan gugus tugas menggunakan PCR, tiga orang tersebut dinyatakan positif Covid-19, dan hari ini kita langsung ke lokasi di mana tempat perayaan tiga selebgram tersebut merayakan ultahnya,” tutup Suka. 

Sebelumnya, sebuah video tik tok viral di media sosial. Dalam video tersebut, akun @bysuci merekam kegiatan seorang selebgram bernama Nizam tengah merayakan ulang tahunnya. Namun secara mengejutkan ia mengaku, bahwa Nizam sebetulnya sedang positif Covid-19, dan hanya dia dan kawannya yang tahu, sementara tamu undangan lainnya, tidak. 

Video itupun mengundang reaksi keras dari para netizen. Sebab, mereka menjadikan hal tersebut sebagai lelucon. Padahal, kondisi saat ini sedang kritis akibat kasus yang terus meningkat. Belakangan diketahui, video tersebut direkam pada !2 Juli 2021. 

Reporter: Abdi Nugroho

Comments are closed.