Dulohupa.id- Momen haru tersaji saat Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie terakhir kali memimpin apel gabungan usai libur dan cuti bersama hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Senin (9/5). Rusli yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Gorontalo, 12 Mei 2022 mendatang, menyampaikan ucapan perpisahan kepada jajaran OPD dan seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Salah satunya kepada para PTT (Pegawai Tidak Tetap) yang menurut Rusli nasibnya tidak jelas lagi tahun 2023 mendatang.
Rusli mengaku paling berat meninggalkan jabatannya ini karena teman-teman PTT. Karena menurut aturan, mulai tahun 2023 PTT akan dihilangkan. Padahal menurut Rusli PTT lebih banyak kinerjanya daripada PNS.
“Saya sedih melihat PTT. Kenapa? karena 2023 kabarnya tidak ada lagi PTT. Saya ingat tahun 2019 isunya juga sama, tapi saya tetap meloby ke Kemendagri untuk tetap ada PTT. Kepada teman-teman saya ucapkan selamat berjuang, selamat berdoa, mudah-mudahan kalian masih tetap dipertahankan jadi PTT. Tapi walau sudah tidak gubernur saya tetap akan bantu sebisa saya,” tambah Rusli.
Sementara itu, Momentum tersebut juga Rusli gunakan untuk pamitan dengan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena jabatan sebagai Gubernur akan berakhir pada tanggal 12 Mei 2022.
“Alhamdulillah, saya sangat bangga apel terakhir saya dan Wagub banyak yang hadir. Terbukti dengan panjangnya parkiran mobil dan motor. Sisa tiga hari lagi masa jabatan, kami mohon pamit. Saya juga ingin mengucapkan permohonan maaf selama 10 tahun ini banyak hal yg kurang berkenan baik itu tutur kata dan perbuatan, tolong maafkan,” ucap Rusli dalam amanatnya.
RH: Terima Kasih untuk Semua
Rusli juga mengingat kembali masa – masa perjuangannya memimpin Gorontalo bersama Wagub Idris Rahim yang tentu telah banyak dibantu oleh seluruh jajaran OPD. Keberhasilan pembangunan tidak akan pernah terwujud tanpa bantuan semua pihak
“Kemarin banyak wartawan yang datang ke saya, banyak yang memuji, banyak juga yang mengatakan kurang. Kalau keberhasilan itu saya katakan kalianlah yang hebat, kalian yang memanage semua, termasuk satpol, sopir. Saya dan pimpinan OPD kalau gak ada sopir tentu tidak bisa apa apa. Begitu pula kalau tidak ada ajudan saya dan pak Idris akan kelimpungan. Intinya fungsi dari kita semua pasti ada menyumbang untuk Gorontalo,” ungkapnya.
Apel pagi yang dirangkaikan dengan halal bilhalal itu menjadi penuh rasa haru saat beberapa esolon 3 dan 4 , serta sopir dan PTT diminta memberikan kesan dan pesan. Suasana juga semakin akrab dengan celetukan celetukan lucu dari gubernur.
Redaksi











