Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Terlibat Tauran, 9 Remaja Diamankan Tim Siaga Polsek Telaga

×

Terlibat Tauran, 9 Remaja Diamankan Tim Siaga Polsek Telaga

Sebarkan artikel ini
Terlibat Tauran, 9 Remaja Diamankan Tim Siaga Polsek Telaga
Tim SIGAGA Polsek Telaga mengamankan 9 remaja yang diduga terlibat tauran.

Dulohupa.id – Tim Siaga Polsek Telaga mengamankan 9 orang remaja yang membuat keributan di Desa Bulota, Kecamatan Talaga Jaya. Sesuai laporan anggota Polsek Telaga, keributan tersebut disebabkan tauran dua kelompok remaja, diduga antara remaja Desa Monggolato dengan remaja dari Desa Ayula, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango. Minggu (15/12/2019)

Keributan dua kelompok remaja itu berawal dari tempat karoke dan diduga dikarenakan kedua kelompok sudah dipengaruh minuman keras.

Penangkapan sembilan remaja ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan ulah sekolompok remaja yang membuat keributan di depan salah satu karaoke yang ada di desa Mongolato, Kecamatan Telaga Jaya, kabupaten Gorontalo. Sekitara pukul 2: 00 wita, Sekelompok pemuda ini membuat onar dengan berteriak sehingga menggangu warga lainnya yang sedang istirahat.

Berdasarkan laporan tersebut, tim Sigaga yang di dimpin oleh Aipda Rusdianto Talani langsung merespon laporan masyarakat. Setelah tiba di lokasi, ternyata para remaja yang membuat keributan tidak lagi berada di lokasi, namun setelah di selidiki, menurut keterangan pemilik karaoke, bahwa para pemuda yang berselisih tersebut diduga antara pemuda simpang empat Desa Mongolato dengan pemuda dari Desa Ayula yang berjumlah kurang lebih 15 orang.

Kemudian tim SIGAGA menuju taman telaga dengan maksud mengejar para pemuda tersebut namun setelah di depan Terminal Transit Telaga, Desa Luhu Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo tim melihat ada sebuah mobil warna putih bersama 3 unit sepeda motor, namun saat dihentikan diantara para pemuda tersebut langsung melarikan diri dan sebagian tertinggal di tempat.

Saat diperiksa tidak di temukan barang tajam dan barang yang berbahaya lainnya. Kemudian polisi melakukan pemeriksaan di sekitar terminal dan akhirnya menemukan satu buah benda tajam jenis ekor pari dengan bergagang kayu warna coklat. Namun demikian, para pemuda itu tidak mengakui kepemilikan barang tajam tersebut. Untuk pemeriksaan lebih lanjut para pemuda tersebut langsung di bawa ke Polsek Telaga.

Kapolsek Telaga, Ipda Asnawi Makrun, SE membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan diamankannya 9 remaja, berdasarkan adanya laporan dari masyarakat bahwa ada keributan antara kampung. Mereka terlibat perkelahian diduga karena diakibatkan oleh minuman keras. Kesembilan remaja yang diamankan Polsek Telaga tersebut sebagian besar masi di bawah umur dan juga masi berstatus sebagai siswa.

“Ya, memang kita telah mengamankan 9 remaja yang diduga terlibat perkelahian antara kampun. Setelah diamankan pihak kami langsung menggali keterangan terkait pemicu terjadinya perkelahian tersebut,” jelas Asnawi Makrun.

Diketahui bahwa tempat hiburan karaoke kerap kali terjadi keributan diantaranya melibatkan anak di bawah umur dan pelajar. Parahnya karaoke tersebut ternyata tidak mengantongi ijin dari pihak kepolisian dan di tempat tersebut disinyalir sudah menjadi tempat beredarnya minuman keras jenis cap tikus. (**)