Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
DPRD Kota GorontaloKOTA GORONTALO

Tanggapan Aleg soal Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan HB Jasin

×

Tanggapan Aleg soal Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan HB Jasin

Sebarkan artikel ini
Jalan Satu Arah
Anggota Komisi III DPRD Kota Gorontalo, Totok Bachtiar. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Anggota Komisi III DPRD Kota Gorontalo, Totok Bachtiar menangapi adanya kebijakan pemerintah untuk melakukan uji coba sistem satu arah di Jalan HB Jasin.

Totok menyampaikan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Kota Gorontalo itu. Menurutnya, kebijakan ini merupakan langkah penting untuk menata arus kendaraan yang semakin padat di wilayah perkotaan.

Totok menjelaskan, sebagai ibu kota provinsi, Kota Gorontalo memiliki tingkat mobilitas yang tinggi setiap harinya. Jumlah kendaraan yang masuk dari berbagai kabupaten dan kota di sekitarnya terus meningkat, menyebabkan kepadatan di sejumlah ruas jalan utama.

“Setiap hari jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Gorontalo terus bertambah. Penduduk yang siang hari beraktivitas di kota ini bisa meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan data penduduk sebenarnya,” ungkap Totok.

Ia menilai, jika kondisi tersebut tidak segera diatur, maka lalu lintas di Kota Gorontalo akan semakin semrawut dan sulit dikendalikan. Karena itu, langkah pemerintah untuk melakukan uji coba rekayasa lalu lintas dianggap sebagai upaya tepat dalam mencari solusi jangka panjang.

“Yang dilakukan pemerintah saat ini adalah uji coba. Kita ikuti dulu, lihat sejauh mana efektivitasnya. Ini bagian dari proses penataan,” ujarnya.

Totok juga menegaskan bahwa masyarakat berhak menyampaikan kritik terhadap kebijakan tersebut, namun ia berharap kritik yang diberikan bersifat membangun dan disertai solusi.

“Silakan mengkritik, itu tidak masalah. Tapi berikan juga solusi. Pemerintah sedang berupaya menata lalu lintas agar kota ini lebih tertib,” katanya.

Ia menambahkan, hasil dari uji coba ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi. Jika terbukti efektif dalam mengurai kemacetan, maka rekayasa lalu lintas di Jalan HB Jasin bisa dilanjutkan secara permanen.

“Kalau hasilnya efektif, tentu akan dilanjutkan. Intinya, kita beri kesempatan dulu kepada pemerintah untuk menata kota ini,” tutup Totok.

Reporter: Maya