Dulohupa.id-Menyukseskan pembangunan keluarga di Indonesia, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) akan melakukan pendataan keluarga dengan sistem door to door atau dari rumah ke rumah.
“Jadi itu yang akan dilakukan oleh BKKBN dalam mensukseskan pembangunan keluarga di Indonesia, pada tahun ini kita melakukan pendataan keluarga, muda-mudahan hasil pendataan itu, kita akan mendapatkan data indeks pembangunan keluarga yang benar-benar harmonis, yaitu keluarga yang tentram, sejahtera dan mandiri,” kata H. Nofrijal, selaku ahli utama Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) BKKBN pusat usai kegiatan Sosialisasi, Advokasi, Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE), program bangga kencana bersama mitra kerja, di Hotel Damhil UNG siang tadi, Selasa (16/3).
Ia pun mengungkapkan, bahwa pihaknya mengedepankan pembangunan keluarga. Saat ini pun, ia mengaku jika pihaknya sedang melakukan pelatihan kader. Nantinya, pada 1 April 2021 nanti, akan memulai pendataan.
“Dalam membangun keluarga ini, bagaimana kita harus melakukan pendekatan pada siklus kehidupan. BKKBN atau bangga kencana, memulainya dari siklus remaja, siklus kedua pada seribu hari pertama kehidupan sampai siklus kesehatan reproduksi dan akhirya di siklus lansia,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa persoalan pada siklus remaja, adalah masalah kesiapan nikah, tidak jarang terjadi kematian pada ibu hamil dan bersalin.
“Jadi mengantisipasi terjadinya kematian ibu hamil dan bersalin, belum lagi adanya status stunting, kita harus mulai dari persiapan mereka sebelum menikah, membekalinya program-program genre yang mengedukasi bagaimana caranya membangun keluarga, untuk itu program ini akan kita intenskan,” tutupnya
Reporter: Faisal Husuna











