Dulohupa.id-Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igrisa, saat ini sedang mengawal usulan proposal benih jagung untuk Kabupaten Pohuwato di Kementerian Pertanian, dengan luas lahan 39,587 ha, Kamis (18/3).
“Pertemuan langsung ke Dirjen Tanaman Pangan untuk memastikan usulan proposal yang sudah ada di Kementerian Pertanian (Kementan). Alhamdulillah hasil pertemuan tersebut, proposal telah diterima dan insya Allah akan ada titik terangnya, sehingga para petani bisa berusaha dan segera ada realisasinya,” ujar Suharsi.
Namun, lanjut Suharsi, sebelum usulan benih jagung itu terealisasikan, pihak Kementan akan melakukan peninjauan. Yakni, dengan menurunkan tim untuk memantau secara langsung usulan benih jagung untuk lahan seluas 39,587 ha tersebut di Pohuwato.
“Kita doakan saja semoga usulan 39,587 Ha bisa terealisasi. Namun, pihak Kementan sebelumnya akan menurunkan tim untuk melihat lebih dekat seperti apa usulan proposal yang kita masukkan itu,” jelasnya.
Selain itu juga, pada pertemuan dengan Dirjen Tanaman Pangan, Wabup Suharsi, menyarankan agar ada pertemuan antara perbankan dengan para penyuluh.
“Artinya, pemda memediasi penyuluh dengan perbankan, sehingga setelah dibantu, mereka (petani) akan kerja sama dengan perbankan untuk modal usaha. Mereka bisa langsung ke bank lewat KUR dengan bunga yang begitu rendah. Dan tidak bergantung lagi pada pinjaman lainnya yang memberatkan para petani,” kata Suharsi.
Sementara itu, Kasi Hortikultura, Distan Pohuwato, Hendrik Wakiden mengatakan, merasa bersyukur atas respon kementerian atas usulan proposal benih jagung Kabupaten Pohuwato.
“Pak Dirjen sudah menerima proposal dan akan menindaklanjutinya melalui direktur perbenihan untuk proses realisasi usulan proposal Kabupaten Pohuwato. Selain memperjuangkan usulan proposal benih jagung, kami juga menyampaikan permohonan untuk alat pertanian pasca panen. Kita doakan semoga apa yang diusulkan ini bisa ada realisasinya pada tahun ini juga,” harapnya.
Reporter: Zulkifli Mangkau











