Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialPEMPROV GORONTALO

Sofian Ibrahim Paparkan Program Kerja Penting Pemprov Gorontalo

25
×

Sofian Ibrahim Paparkan Program Kerja Penting Pemprov Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Sofian Ibrahim
Plh Gubernur Gorontalo Sofian Ibrahim saat menjadi narasumber pada dialog Pejabat Menyapa yang disiarkan langsung di Radio Suara Rakyat Hulonthalo. Foto/Diskominfotik

Goronalo – Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Gorontalo, Sofian Ibrahim memaparkan sejumlah program kerja penting yang dilaksanakan pemerintah Provinsi Gorontalo. Hal itu disampaikannya saat berdialog di Radio Suara Rakyat Hulonthalo, Selasa (14/5/2024).

Dialog bertajuk “Pejabat Menyapa” itu dipandu oleh Kepala Stasiun Radio Suara RH, Leisyawati Ali.

Sofian mengemukakan sejumlah program kerja yang telah dan sedang dijalankan oleh pemerintah provinsi.

“Terkait pelaksanaan kegiatan pemerintah daerah, Saya yakin sudah sesuai dengan tahapan, tidak ada kewenangan tersendiri yang diberikan kepada sekretaris daerah untuk menentukan program yang harus dijalankan di setiap OPD. Tahapan tersebut bermula dari rapat internal kemudian diusulkan dan dibahas di tingkat provinsi dalam setiap tahunnya,” tutur Sofian Ibrahim.

Salah satu program pemprov yang paling krusial menurutnya menurunkan angka tengkes. Pada tahun 2021 angka tengkes di Provinsi Gorontalo berada di 29,8 persen turun menjadi 23,7 persen untuk tahun 2022 dan naik di angka 26,3 persen berdasarkan data terakhir hasil survei kesehatan secara nasional. Langkah pemprov terus dimatangkan dalam menangani permasalahan tersebut.

“Pemprov terus melaksanakan program untuk stunting (tengkes) seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT), suplemen untuk ibu hamil dan anak-anak, serta program lainnya. Yang terakhir kita jalankan adalah Bele Mo’o Sehati atau rumah sehat,” lanjutnya.

Ia berharap rumah sehat ini akan berjalan di semua kabupaten/kota karena saat ini masih satu kabupaten yang menjadi percontohan, sehingganya permasalahan ini bisa lebih cepat untuk diatasi. Saat ini Pemprov menargetkan tengkes Gorontalo bisa turun di angka 14 persen untuk tahun 2024.