Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Sidang Penganiayaan Kepada Sesama Polisi, Ricuh. Keluarga Tak Terima Putusan Sidang

Dulohupa.id – Kericuhan mewarnai sidang putusan kasus penganiayaan oleh dua oknum polisi kepada rekannya, Bripda Derustiyanto adji ali, Kamis sore(13/8).

Adapun kericuhan di Pengadilan Negeri Limboto, Kabupaten Gorontalo itu, dipicu oleh orang tua korban yang berontak, karena tidak terima dengan hasil putusan sidang yang tidak sesuai tuntutan keluarga.

Sugiarto Hadji Ali, orang tua korban menuturkan, bahwa memang sidang putusan itu tidak banyak dihadiri oleh keluarga. Sebab, secara penuh keluarga percaya pada keputusan yang nanti akan dijatuhkan kepada para pelaku.

“Tapi rupanya saya keliru dan kecewa (dengan hukuman yang dijatuhkan kepada para pelaku). Saya setiap sidang itu hadir, jadi fakta-fakta persidangan yang disampainkan sangat jelas. (Sehingga) Sangat jelas putusan (sidang) sangat mengecewakan keluarga,”

Sugiarto pun merincikan, bahwa “Reza (pelaku pertama) itu sesuai tuntutannya harus dihukum 14 tahun, namun (tadi) jadi hanya 7 tahun. Lalu Alan (Pelaku kedua) tuntutannya 12 tahun tapi tadi jadi hanya 5 tahun,” kata Sugiarto

Selanjutnya kata dia, yang semakin membikin para keluarga marah, adalah pasal yang dikenakan kepada kedua pelaku. Yakni pasal penganiayaan. Padahal kata dia, anaknya itu dibunuh, bukan hanya sekedar dianiaya.

“Bayangkan orang yang sudah membunuh, tapi didakwa dengan pasal penganiayaan. Sehingga kami dari keluarga sangat kecewa. Harapan kami dari instansi Polri, kedua terdakwa ini sudah menghilangkan nyawa orang dan sudah merusak citra polisi. Jadi mereka ini sudah tidak layak (Mengemban tugas sebagai polisi),”

Sehingga harapan Sugiarto, upaya hukum lainnya dapat ia tempuh agar ia dan keluarga tetap mendapatkan keadilan. **(rtr/1)