Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Seluruh Kantor Pemkab Gorontalo Buka Seperti Biasa, Setelah 56 ASN Dinyatakan Sembuh COVID-19

Dulohupa.id – Seluruh kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, hari ini, Selasa (11/8) mulai dibuka seperti biasa, setelah 56 Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat dinyatakan sembuh dari virus SAR-COV2 penyebab penyakit COVID-19 tersebut. Adapun ASN yang sembuh tersebut kini mulai ‘ngantor’ seperti biasa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir pada konferensi pers di Kantor Bupati Kabupaten Gorontalo mengatakan, bahwa sebanyak 56 ASN yang masuk kategori orang tanpa gejala itu dinyatakan sembuh, setelah menjalani karantina mandiri selama 14 hari.

“(Laporan) dari manajemen kesehatan masyarakat, yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu tidak mempunyai gejala. Sehingga hanya cukup dengan melakukan isolasi selama 10 hari. Tetapi dari gugus tugas Kabupaten Gorontalo menggenapkan 14 hari. Dan setelah 14 hari tidak ada gejala maka dinyatakan sembuh,”

Dengan begitu, artinya kini tak lagi ada alasan untuk melakukan pentupan kantor pemerintahan. Lagian, surat edaran yang dikeluarkan oleh bupati terkait bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) untuk pejabatnya, hanya berlaku hingga tanggal 7 Agustus kemarin.

“(Artinya) Mulai dari kemarin dan seterusnya, kantor-kantor yang ada di Kabupaten Gorontalo sudah steril, karena sudah dilakukan penyemprotan oleh pihak PMI, dan sejumlah ASN yang positif di kantor-kantor itu telah dinyatakan sembuh,” kata Roni.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Gorontalo mengungkapkan, dengan kesembuhan para ASN itu, artinya mereka bisa kembali bekerja seperti biasa. Sebab saat ini juga kata dia, untuk eselon IV dan staf yang sudah di swab test dan di tes rapid dengan hasil negatif, sudah mencapai 5000 orang.

“Karena memang, yang rapid positif itu hanya karena mereka flu dan setelah diberikan vitamin oleh dinas kesehatan, mereka sudah sembuh dan sudah bekerja kembali. Walaupun demikian, pemerintah daerah tetap meminta setiap kantor agar tidak berkerumun dan tetap memperketat protokol kesehatan di setiap OPD.” tutupnya. **(Dhade)