Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKOT GORONTALO

Sekda Ismail Minta Stakeholder Buat Rencana Pembangunan yang Akurat

×

Sekda Ismail Minta Stakeholder Buat Rencana Pembangunan yang Akurat

Sebarkan artikel ini
Sekda Ismail
Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Seminar Hasil Penelitian Indeks Kualitas Perencanaan Kota Gorontalo. (Foto: Humas Pemkot)

Dulohupa.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid meminta seluruh stakeholder berpacu pada kemajuan dengan melakukan pembangunan yang akurat. Hal itu ditekankan Sekda Ismail menghadiri sosialisasi seminar hasil penelitian indeks kualitas perencanaan Kota Gorontalo tahun 2022 di Grand Q Hotel, Senin (17/20/2022).

Ismail menjelaskan, pembangunan di tiap-tiap daerah harus dilakukan secara merata agar tidak terjadi kesenjangan antar daerah. Sebab untuk menghasilkan pembangunan yang berkualitas, pemerintah daerah dituntut untuk membuat perencanaan yang akurat.

Proses perencanaan pembangunan daerah melalui beberapa tahapan, dimulai dari musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan, kota, provinsi, hingga musrenbang tingkat nasional.

“Musrenbang yang berkualitas dapat menghasilkan output yang optimal serta menjamin keterlibatan masyarakat yang lebih insentif, mendapatkan komitmen atau kesepakatan para pemangku kepentingan untuk penyempurnaan rencana kerja pembangunan daerah,” jelas Ismail.

Oleh sebab itu pengukuran Indeks Kualitas Perencanaan (IKP), kata ISmail, sangatlah penting dan memuat aspek-aspek proses perencanaan tersebut di dalam dimensi penilaian.

Dimensi-dimensi penilaian yang digunakan dalam penelitian ini, bermaksud untuk menilai proses perencanaan serta merujuk pula pada proses manajemen pemerintahan yang saling terkait, yaitu mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi. Pengukuran perencanaan juga akan mengungkap implementasi dari berbagai pendekatan perencanaan pembangunan, yaitu pendekatan teknokratik, politik, partisipasi, atas-bawah (Top-down) dan bawah-atas (Bottom-up).

Urgensi pengukuran kualitas perencanaan diperkuat dengan posisi penting apek perencanaan pembangunan di dalam sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) maupun reformasi birokrasi secara umum.

Lanjut Ismail, tugas berat ini tentunya tidak dapat dicapai tanpa adanya partnership antara pemerintah daerah, akademisi, serta masyarakat yang dapat mendukung tercapainya pelaksanaan perencanaan yang berkualitas melalui kapasitas keilmuan dan juga analitikal.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat yang positif bagi perkembangan pembangunan di Kota Gorontalo,” pungkasnya.

Enda/Dulohupa