Dulohupa.id – Sejumlah rumah hanyut akibat banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo, Rabu (26/6/2024). Banjir bandang terjadi karena intesitas hujan tinggi dan jebolnya sungai.
Camat Biluhu, Ahmad Baderan saat dikonfirmasi mengungkapkan, laporan sementara yang diterima ada dua rumah hanyut dan satu jembatan amblas. Ia juga menyebut banjir juga menerjang Puskesmas Biluhu.
“Satu rumah hanyut di Desa Lobuto, dan satu rumah lainnya di Desa Biluhu Barat. Tapi tidak ada korban jiwa. Kalau puskesmas itu, pagarnya roboh. Airnya sudah masuk di Puseksmas,” ujar Ahmad saat dihubungi dulohupa.id.
Ahmad mengatakan, Desa Lobuto dan Desa Biluhu Barat menjadi lokasi terparah terdampak banjir. Kondisi ini juga membuat barang-barang di rumah warga rusak terbawa arus banjir.
“Ada tiga desa terdampak, Lobuto, Biluhu Barat dan Lobuto Timur. Kalau di Desa Biluhu Barat, 80 persen penduduknya terdampak banjir. Tadi ketinggian air mencapai 1 meter. Sekarang mulai surut, tinggal sekitar 50 cm airnya,” ungkap Camat Biluhu.
Pemerintah Kecamatan Biluhu telah melaporkan kejadian ini ke Pemerintah Daerah. Tim SAR dan warga bergotong royong untuk mengevakuasi korban yang terjebak banjir dan diungsikan ke rumah warga lainnya yang tidak terjangkau air.
“Sampai sekarang korban banjir di Kecamatan Biluhu belum diektahui jumlahnya, masih dilakukan pendataan, pungkas Ahmad Baleran.
Reporter: Enda












