Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Sebuah Rumah di Kecamatan Sumalata Timur Terancam Ambruk Akibat Abrasi Sungai

131
×

Sebuah Rumah di Kecamatan Sumalata Timur Terancam Ambruk Akibat Abrasi Sungai

Sebarkan artikel ini
Rumah akan ambruk akibat abrasi sungai.
Kondisi rumah milik keluarga Wisma Dalai, yang akan ambruk akibat abrasi sungai. (Ft. Istimewa)

Dulohupa.id – Sebuah rumah di Desa Motihelumo, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara terancam ambruk akibat abrasi sungai. Abrasi itu terjadi akibat aliran deras sungai yang meluap sehingga meruntuhkan tanah di sisi sungai.

Sri R Zakaria yang merupakan pemilik rumah menjelaskan sebelumnya pada bulan januari 2020 lalu batas rumah dan sungai masi berjarak 1 meter. Namun karena curah hujan dan aliran sungai yang deras mengakibatkan tanah dibagian rumah terus terkikis dan saat ini kondisi rumah sudah tergantung di atas sungai.

Sri juga mengaku sudah berulang kali melaporkan soal abrasi tersebut ke pihak pemerintah namun belum ada tanggapan.

“Di rumah itu ditempati oleh tiga rumah tangga, namun sekarang torang masi mengungsi di rumah tetangga, karena takut rumah jatong di sungai. Sebagaian tanah yang menopang rumah suda ambruk, dan sekarang torang punya rumah itu tinggal ta gantong di atas jurang”  Jelas  Sri saat dihubungi memalui via telepon.

Rumah akan roboh akibat abrasi sungai.
Kondisi rumah milik keluarga Wisma Dalai, di Desa Motihelumo, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara yang akan ambruk akibat abrasi sungai. (Ft. Istimewa)

Sri juga mengatakan, pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara maupun pemerintah Provinsi Gorontalo sudah mengunjungi rumah tersebut, namun hingga saat ini masi belum ada tindakan untuk menyelamatkan rumah milik mereka.

“Dari BPBD sudah datang, pak Wakil Bupati juga sudah datang, bahkan istri Gubernur Rusli Habibie juga datang melihat kondisi rumah kami, namun hingga saat ini kondis rumah kami tetap begini” tambah Sri

Keluarga Sri R Zakaria berharap ada bantuan dari pemerintah untuk menyelamatkan rumah mereka. Karena saat ini mereka hanya menumpang di rumah tetangga.

“ Saya berharap pemerintah bisa membantu kami, itu saja pak” Ujarnya (Kibong)