Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINELINGKUNGANPEMPROV GORONTALO

Rusli Habibie Dorong Dinas Lingkungan Kerjasama dengan Swasta untuk Kelola Sampah

×

Rusli Habibie Dorong Dinas Lingkungan Kerjasama dengan Swasta untuk Kelola Sampah

Sebarkan artikel ini
Gorontalo Rusli Habibie
Anggota DPR RI, Rusli Habibie saat didampaingi kepala dinas LHK Provinsi Gorontalo saat menjawab keluhan terkait pengelolaan sampah. Foto/Duohupa

Dulohupa.id – Anggota Komisi XII DPR RI, Drs, Rusli Habibie M.AP mendorong dinas lingkungan se-Gorontalo dapat meningkatkan pengelolaan sampah dengan bekerjasama pihak swasta. Hal itu disampaikannya dalam kunjungan kerjanya di kantor dinas lingkungan hidup dan kehutananan Provinsi Gorontalo, Jumat (09/5/2025).

Dalam kunjungan kerja itu, Rusli menerima berbagai aspirasi terkait pengelolaan lingkungan terutama masalah sampah, dimana kendalanya adalah masalah kekurangan anggaran.

Mantan Gubernur Gorontalo itu menyampaikan, saat ini ada kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, sehingga perencanaan keuangan yang dikelola memang terbatas.

“Jangan terlalu berharap bisa mendapat anggaran dari pusat, alokasi dan sebagainya. Kondisi keuangan masih terbatas, karena keuangan itu dibagi tiga yakni sepertiga membayar utang, sepertiga untuk pusat dan sepertiga untuk daerah,” ungkapnya.

Terkait adanya kekurangan anggaran dalam pengelolaan sampah yang dikeluhkan oleh sejumlah kepala dinas lingkungan, Rusli mendorong dinas terkait bisa bekerjasama dengan pihak swasta. Ia meminta dinas lingkungan melakukan inovasi dan kolaborasi agar akselerasi pencapaian program dapat tercapai dengan cepat dan tepat.

Menurutnya, kerjasama dalam pengelolaan sampah bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Namun sebelum bekerjasama, ia bakal memborong para kepala dinas dan unsur terkait untuk belajar mengelola sampah di Banyumas, Jawa Tengah.

Diketahui Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Berbasis Lingkungan dan Edukasi (BLE) di Kabupaten Banyumas menjadi percontohan praktik pengelolaan sampah menuju zero waste to landfill berkelanjutan. Alur pengolahan sampah di TPA BLE Banyumas mengintegrasikan konsep ekonomi sirkular dan waste to energy. Sehingga, dapat menjadikan sampah sebagai sumber daya yang bernilai. TPA BLE dapat mengelola sampah 75 ton per hari dan dibudidayakan menjadi Maggot dan Paving.

“Saya dan ibu Wagub akan bantu bapak dan ibu pergi ke Banyumas, disana pengelolaan sampah dikelola secara baik dan menghasilkan. Saya akan bawa bapak/ibu kesana untuk melihat proses pengelolaannya seperti apa,” janji Rusli.

Sementara, Kepala dinas LHK Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka, S.STP menyambut baik inisiatif dari anggota DPR RI Rusli Habibie yang merupakan komisi membidangi lingkungan.

Ia menilai kerja sama dengan swasta terkait, dapat dilakukan dengan berbagai potensi yang ada, dan tentunya harus berdampak pada peningkatan PAD.

Fayzal mengatakan perlu melakukan langkah-langkah strategis dalam pengelolaan sampah yang baik dan benar.

“Artinya ini dapat dikelola secara mandiri yang menghasilkan perbaikan ekonomi masyarakat. Tentu ini bisa membuka peluang untuk bekerjasama dengan bidang swasta,” tutur Fayzal.

“Masalah yang disorot tadi memang kekurangan anggaran untuk pengelolaan sampah. Tapi bagaimana kita dituntut untuk berinovasi untuk mengola sampah menjadi sumber pendapatan daerah,” pungkas Kadis Fayzal.

Reporter: Enda