Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
GORONTALOHEADLINENASIONALPENDIDIKAN

Rumah Alam Dunggala, Wisata Edukasi Satwa di Gorontalo

×

Rumah Alam Dunggala, Wisata Edukasi Satwa di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Rumah Alam Dunggala
Pengunjung saat berinteraksi dengan satwa di Rumah Alam Dunggala. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Rumah alam dunggala merupakan salah satu objek wisata di Gorontalo berkonsep alam yang menjadi rekomendasi pengunjung lokal maupun mancanegara. Rumah alam Dunggala berlokasi di desa dunggala, Kcamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Aksesnya pun tak jauh dari pusat Kota Gorontalo, hanya butuh 15 sampai 20 menit pengunjung akan mulai dimanjakan dengan suasana hutan alam yang masih asri.

Wisata ini dibangun dengan mengombinasikan konsep alam dan taman satwa. Pengunjung akan langsung berjumpa dengan berbagai jenis satwa, seperti kura-kura, beragam jenis burung, ular, iguana, monyet, kucing, tarantula, dan buaya.

Rumah alam dunggala sendiri baru dibuka pada Desember 2023 kemarin, namun hingga kini pengunjung yang datang untuk menyaksikan berbagai satwa bukan hanya berasal dari masyarakat lokal tapi juga wisatawan mancanegara.

Salah seorang pengunjung, Yanti mengatakan, berkunjung ke di lokasi ini sangat menyenangkan karena pengunjung dapat belajar dan berinteraksi dengan satwa.

“Ini sebagai salah satu tempat liburan untuk keluarga. Untuk tarif masuk sangat terjangkau,” ujar Yanti kepada Dulohupa, Minggu (28/07/2024).

Rumah Alam
Satwa Burung Merak. Foto/Dulohupa

Adapun tariff masuknya untuk orang dewasa di bandrol dengan tarif 15 ribu rupiah, untuk anak-anak antara usia SD dan SMP 10 ribu rupiah dan anak-anak usia TK 5 ribu rupiah perorangnya.

Di tempat ini, pengunjung juga dapat menikmati berbagai fasilitas dan tempat untuk mengabadikan momen bersama. Selain itu, pengunjung bisa menjumpai lapak UMKM di dalam area rumah alam, yang tentu saja membuat pengunjung semakin betah menikmati waktu berkunjung atau berliburnya.

Sementara itu, pengelola Rumah Alam Dunggala, Mohamad Yamin menjelaskan bahwa wisata tersebut sengaja dibuat konsep alam dan taman edukasi satwa.

Edukasi yang diberikan kepada pengunjung berupa asal habitat satwa, cara berkembang biak dari satwa yang ada, hingga cara hidup atau survival dari satwa dan lain sebagainya.

“Adapun satwa yang berada di rumah alam ini di dominan dari jenis reptile, sementara satwa endemik yang dikelola yakni monyet atau makaka fascicularis,” ucap Yamin.

Dunggala Rumah Alam
Satwa Kura-kura. Foto/Dulohupa

Menurut Yamin, Rumah Alam Dunggala akan sangat ramai dikunjungi pada hari libur, namun untuk hari-hari biasa kebanyakan dari siswa-siswi sekolah.

Selain suasana hutan alam, berbagai satwa dan lapak UMKM, pengunjung juga bisa menjumpai villa jika ingin bermalam menikmati suasana berlibur di alam. Pengelola rumah alam menyewakan villa tersebut senilai 1 juta 750 ribu rupiah untuk hari biasa dan 2 juta rupiah pada hari libur.

Rumah alam dunggala sendiri di buka setiap harinya, mulai pukul 08.00 wita (pagi) hingga pukul 22.00 wita (malam).

Reporter: Yayan