Dulohupa.id – Melalui musyawarah yang dilaksanakan secara partisipatif dan konstruktif, Pemerintah Desa Bunuyo telah resmi menetapkan struktur kepengurusan Koperasi Merah Putih. Pembentukan koperasi ini merupakan wujud nyata komitmen desa dalam mendukung program strategis nasional untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui kelembagaan koperasi yang profesional dan berdaya saing, Rabu (28/5/2025).
Koperasi Merah Putih merupakan entitas koperasi yang didorong oleh kebijakan pemerintah pusat, dengan dukungan pembiayaan dari Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA). Berbeda dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Kopdes berfokus pada layanan keuangan mikro dan pengembangan usaha berbasis anggota yang berlandaskan pada prinsip koperasi.
Adapun struktur kepengurusan Koperasi Merah Putih Desa Bunuyo yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut:
Andre Prakoso sebagai Ketua, yang akan memimpin jalannya organisasi dan menjadi penanggung jawab strategis atas arah dan kebijakan koperasi.
Hendrik U. Gani, SP menjabat sebagai Sekretaris, bertugas mengelola administrasi, dokumentasi, serta memastikan kelancaran operasional internal koperasi.
Nuryana Ningsih Potale, S.IP menjabat sebagai Bendahara, yang akan mengelola keuangan koperasi secara transparan dan bertanggung jawab.
Sofyan Ahaya sebagai Wakil Ketua Bidang Usaha, berperan dalam pengembangan unit usaha koperasi serta inovasi sektor produktif desa.
Akram Polumulo, SE sebagai Wakil Ketua Bidang Anggota, bertugas membina, merekrut, dan menjaga hubungan kooperatif dengan seluruh anggota koperasi.
Adapun dewan pengawas Koperasi Merah Putih antara lain, Kepala Desa Bunuyo, Alimuddin Abdullah, Ketua BPD Desa Bunuyo, dan salah satu perwakilan masyarakat, Darwis Laiya.
Ketua Koperasi Merah Putih Desa Bunuyo, Andre Prakoso menyampaikan tanggapan dan harapannya terhadap mandat besar yang diemban oleh kepengurusan ini. Koperasi ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan wadah strategis untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa.
“Kami berkomitmen mengelola koperasi ini secara profesional, transparan, dan partisipatif, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh anggota dan warga desa,” ujar Andre.
Ia juga menegaskan bahwa tantangan kedepan cukup besar terutama dalam hal membangun kepercayaan publik dan menumbuhkan budaya koperasi yang sehat di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh pengurus untuk menjalankan tugas dengan integritas dan tanggung jawab tinggi.
“Kami akan memulai dengan penguatan internal organisasi, pelatihan teknis, dan pembentukan unit usaha koperasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Dengan kerja sama yang solid dan dukungan masyarakat, saya optimis Koperasi Merah Putih Desa Bunuyo akan menjadi role model koperasi desa yang inovatif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Tahap berikutnya, para pengurus akan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan operasional koperasi sekaligus memastikan tata kelola yang akuntabel sesuai regulasi yang berlaku.
Dengan terbentuknya struktur kepengurusan ini, Desa Bunuyo menegaskan kesiapannya sebagai bagian dari transformasi ekonomi desa berbasis koperasi yang bertumpu pada nilai-nilai gotong royong, profesionalisme, dan pemberdayaan masyarakat secara inklusif.
Reporter: Onal












