Rachmat Gobel Dorong Petani Padi Gorontalo Gunakan Pupuk Organik

oleh -218 Dilihat
Rachmat Gobel Gorontalo
Wakil ketua DPR RI Rachmat usai menghadiri panen padi sawah berbasis organik (IPATBO) di Desa Iloheluma, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (19/1/2023). Foto: Enda/Dulohupa

Dulohupa.id – Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel mendorong para petani padi di Gorontalo menggunakan pupuk organik untuk meningkatkan hasil produksi.

Pupuk organik selain untuk meningkatkan produksi juga untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan.

“Selama ini masyarakat masyarakat mengeluh ketika masa tanam, pupuk dan bibitnya tidak ada, begitu juga ketika masa panen harga jatuh. Sekarang bagaimana itu memperbaiki itu semua,” kata Rachmat usai menghadiri panen padi sawah berbasis organik (IPATBO) di Desa Iloheluma, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (19/1/2023).

Panen padi turut dihadiri Gubernur Ehime Prefecture Jepang, Tokihiro Nakamura, Bupati Bone Bolango, Hamim Pou bersama unsur Forkopimda di Provinsi Gorontalo.

Diketahui petani padi setempat menggunakan teknolgi dengan berbasis organik IPAT-BO. IPAT-BO adalah system produksi holistik dan terencana dengan menitikberatkan pemanfaatan kekuatan biologis tanah (pabrik pupuk alami), tanaman input lokal untuk memulihkan kesehatan lahan dan melipatgandakan hasil padi. Dengan teknologi IPAT-BO petani akan hemat air, hemat bibit, hemat pupuk anorganik, hemat pestisida dan pertumbuhan serta hasil panen berlipat ganda.

“Kalau dilihat dari laporan tadi, petani sawah disini menghasilkan dua kali lipat menggunakan pupuk organik,” ungkap Rachmat.

Disisi lain, Rachmat Gobel bekerjasama dengan pemerintah Ehime Jepang untuk mengajak para petani muda di Gorontalo untuk bisa mengembangkan keahlian di bidang pertanian.

“Saya sudah meminta kepada Gubernur Ehime Jepang agar bisa bekerjasama, sehingga ini bisa berpotensi meningkatkan hasil produksi pertanian di Gorontalo,” tuturnya.

“Kami DPR dan pemerintah juga telah mengatur bagaimana petani maupun konsumen tidak dirugikan. Pemerintah juga telah menyediakan pupuk organik kepada para petani agar bisa menghasilkan padi berkualitas,” tandas Rachmat.

Reporter: Enda