Dulohupa.id – Ribuan Botol minuman keras (Miras) beralkohol berbagai jenis dan merek berhasil disita polisi selama operasi penyakit (Pekat) masyarakat III Otanaha di wilayah Kota Gorontalo.
Sebelumnya operasi Pekat III Otanaha yang digelar Polresta Gorontalo Kota selama 11 hari, yaitu sejak tanggal 11 hingga 21 Agustus 2023. Selain memberantas peredaran Miras, polisi juga menagamankan terduga pelaku judi, serta pasangan bukan muhrim.
Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Ade Permana mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan oprasi Pekat III Otanaha, pihak kepolisian berhasil mengamankan sebanyak 1.011 botol miras dengan berbagai jenis dan merek. Secara keseluruhan, miras yang terjaring didominasi oleh miras jenis cap tikus yaitu sebanyak 719 botol.
“Ada sebanyak 37,5 liter cap tikus dalam sak, bir bintang 88 botol, Guines besar 40 botol dan yang kecil ada 12 botol. Cap tikus itu ada sebanyak 719 botol, kesegaran 20 botol, kawa-kawa merah dan hijau ada 14 botol, Captain morgan 8 botol, Jameson 2 botol, Newport 3 botol. Selain itu, ada juga miras merek Swit Alexander, Soju 24 botol, anggur merah 19 botol, draf bir 44 botol dan berbagai jenis miras lainnya,” Ungkap Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Ade Permana, Selasa (22/08/2023).
Ribuan botol miras tersebut diketahui berhasil diamankan dari 11 orang penjual miras di berbagai sudut wilayah Kota Gorontalo. Selain itu, dari berbagai jenis miras yang terjaring, ada sejumlah jenis miras impor dengan berkisaran pada harga 700 ribu hingga 1 juta rupiah per botol. Seluruh miras yang terjaring razia merupakan miras ilegal dan tidak mengantongi izin.
“Kita mendapatkan informasi dari masyarakat, karena memang masih banyak warung-warung yang menjual miras. Sehingga kita juga memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa hampir 99 persen kejahatan disebabkan oleh miras,” Jelas Kombes Pol Ade Permana.
Lebih lanjut, Kombes Pol Ade Permana juga mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah pasangan bukan muhrim di sebuah hotel di wilayah Kota Gorontalo. Selain itu, dalam oprasi Pekat III Otanaha juga terjaring 2 pekerja seks komersial melalui aplikasi Mechat serta 2 orang pelaku judi togel bersama sejumlah barang bukti.
Reporter: Kris











