Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialPolda Gorontalo

Polda dan DPRD Tingkatkan Koordinasi Tangani Tambang Ilegal di Pohuwato

31
×

Polda dan DPRD Tingkatkan Koordinasi Tangani Tambang Ilegal di Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Ilegal Tambang
Kapolda Gorontalo, Irjen Pudji Prasetijanto Hadi. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Terkait penanganan permasalahan pertambangan tanpa izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato, Kapolda Gorontalo, Irjen Pudji Prasetijanto Hadi mengatakan hal itu merupakan tanggung jawab bersama bukan hanya pihak Polri.

“Kami dari kepolisian itu membackup, karena di PKSDA dan di dinas kehutanan itu mempunyai penyidik pegawai negeri sipil (PPNS), di situ yang sudah dididik untuk bisa melakukan proses lidik dan sidik kami siap untuk membackup itu, karena ada peluasnya di kami itu ada korwas dan PPNS, jadi ini adalah tanggung jawab bersama” ujar Irjen Pudji saat diwawancarai, Senin (20/05/2024).

Pudji menegaskan aktivitas tambang bisa berpotensi merusak Cagar alam dan merugikan masyarakat lainnya.

“Karena anak cucu kita akan berharap itu, kalau itu sudah rusak kedepannya sudah pasti rusak karena potensi di Gorontalo sangat besar, masalah hutan, cagar alamnya maupun masalah tambangnya mineralnya itu sangat besar” jelasnya.

Di tempat yang sama juga, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris Jusuf, mengatakan masalah PETI itu merupakan semua aspek, baik aspek masalah pertambangan yang akan dikaji oleh tim yang dibentuk oleh Penjabat gubernur.
“Saya sarankan oleh tupoksinya jelas siapa bekerja apa, dimana dan dengan siapa” ujarnya.

“Kemudian permasalah tali asih di Pohuwato itu juga masih beberapa yang harus diselesaikan saya harapkan ini agar secepatnya” pungkas Paris.

Reporter: Indah