Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Petugas Penjaga Perbatasan, Tim Medis Hingga Cleaning Service Dapat Insentif dari Gubernur Gorontalo

Dulohupa.id – Sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kepada para petugas yang menangani, pencegahan Covid-19 diseluruh perbatasan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menyiapkan insentif sebesar Rp 250 Ribu perhari, selama masa bertugas. tidak hanya itu, tim medis, hingga cleaning service dapat insentif dari Gubernur Gorontalo.

Hal ini disampaikan Rusli Habibie pada Senin (20-04-2020) usai menyapa tenaga medis yang bertugas di posko perbatasan dan Rumah Sakit Aloe Saboe (RSAS), melalui sambungan video conference. Dikatakan oleh Gubernur Gorontalo, dalam kesempatan itu dirinya menerima curhatan hati dari Sakinah salah satu perawat di RSAS, dimana dirinya meminta untuk menambah fasilitas kamar bagi perawat yang dikarantina di Hotel Damhil, karena jumlah kamar untuk 38 tenaga medis belum cukup dengan adanya peningkatan pasien dan rata-rata ditolak oleh keluarga pulang ke rumah.

Menindak lanjuti hal ini Rusli Habibie langsung memerintahkan kepada instasi terkait untuk menambah fasilitas kamar dan bus antar jemput tenaga medis yang dikarantina.

“Hari ini juga segera saya perintahkan siapkan kamar untuk para petugas kesehatan di Provinsi Gorontalo khususnya RSAS. Kami juga akan siapkan kendaraan antar jemput,” jawab Rusli.

Dilaporkan bahwa saat ini RSAS merawat 35 orang pasien berstatus ODP, PDP dan positif corona. Rinciannya empat pasien positif, 30 pasien PDP dan satu pasien ODP.

“Saya harap agar mereka bersabar dan terus semangat dalam bertugas. Terima kasih atas tugas kalian untuk kemanusiaan,” ucap Rusli memberi semangat.

Dikatakan pula olehnya, Pemprov Gorontalo juga sudah menyiapkan anggaran bagi tenaga medis, cleaning service, perawat dan dokter yang bertugas di rumah sakit rujukan yang menangani langsung pasien corona. Rusli mengatakan, Insentif cleaning service dan tenaga medis di RSAS bervariasi bergantung profesi dan risiko yang dihadapi.

“Perawat diklasifikasi berdasarkan bersentuhan langsung atau tidak, dokter diklasifikasi berdasarkan spesialisasinya. Nominal insentif berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp10 juta. (adv)