Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

- Advertisement -

Perekaman KTP-el di Pinogu, Gunakan Sistem “Jemput Bola”

Dulohupa.id – Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kabupaten Bone Bolango terus memburu perampungan perekaman KTP-El, bagi seluruh warga di Kabupaten Bone Bolango. Khusus untuk wilayah Kecamatan Pinogu, Disdukcapil langsung menurunkan sejumlah pegawainya untuk melakukan perekaman di lokasi langsung.

Dalam pelayanan jemput bola perekaman KTP-el ini, Disdukcapil Bonebol pun menurunkan lima orang petugas, di antaranya Kepala Seksi Kerja Widya Saleh, Kepala Seksi Pemanfaatan dan Dokumen Kependudukan Hasna Latala, dan didampingi 3 orang petugas perekaman lainnya, yakni Rahman Saleh, Hasnawati Duna, dan Moh. Rizki Kauna.

 

Dengan menempuh perjalanan kurang lebih 6-7 jam dan melewati hutan belantara Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) dan menggunakan jasa ojek yang tarifnya sebesar Rp600 ribu pergi pulang itu. Tidak menyulutkan semangat para petugas Disdukcapil Bonebol untuk sampai ke daerah terpencil di ujung timur Kabupaten Bone Bolango tersebut.

Kepala Disdukcapil Bonebol Oktavianus Rahman melalui Kepala Seksi Kerja, Widya Saleh, didampingi Kepala Seksi Pemanfaatan dan Dokumen Kependudukan, Hasna Latala, mengungkapkan, pelayanan jemput bola perekaman KTP-el di Pinogu ini merupakan salah satu upaya Disdukcapil Bonebol untuk menuntaskan perekaman KTP-el, terutama bagi pemilih pemula dan masyarakat wajib pilih lainnya.

“KTP-el sendiri merupakan salah satu syarat bagi masyarakat wajib pilih. Dengan harapan mereka bisa ikut andil dalam menyukseskan dan memberikan hak suara pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Bone Bolango yang akan dilaksanakan serentak pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang,”kata Widya Saleh, di Kantor Disdukcapil Bonebol, Rabu (18/11/2020).

Sementara itu, Rahman Saleh, salah satu petugas perekaman KTP-el yang ikut dalam pelayanan jemput bola tersebut menyebutkan, pada kegiatan perekaman itu, sedikitnya 44 orang warga yang ikut melakukan perekaman KTP-el.

Tidak hanya itu, 29 orang lainnya melakukan perubahan data status KTP-el. Ada juga yang mengurus dokumen kependudukan lainnya, yakni Kartu Keluarga (KK) sebanyak 35 orang, dan akta kelahiran 5 orang.

“Pelayanan perekaman KTP-el dan dokumen kependudukan ini kita dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 15-17 November di dua tempat, yakni siang hari di Kantor Camat Pinogu dan malam harinya di rumah Kepala Desa Pinogu,”jelas Rahman Saleh.

Rahman Saleh mengatakan karena ketiadaan jaringan listrik, pihaknya pun hanya menggunakan genset dalam kegiatan perekaman tersebut. Ditambah juga jaringan komunikasi data (Jarkomdat) tidak terkoneksi, maka perekaman KTP-el dilaksanakan secara manual.

Hanya ribetnya banyak proses, hasil perekaman harus disalin di flashdisk, setelah itu diimpor di kantor Disdukcapil terus kirim di data center.”Kalau online langsung terkirim otomatis saat itu. Bahkan kalau jaringan bagus hanya sesaat ditunggu hasilnya dan bisa cetak langsung KTP-el,”terang Rahman Saleh.