Bone Bolango — Pemerintah Kabupaten Bone Bolango kembali mencatatkan capaian positif dalam pengelolaan keuangan daerah. Pemkab Bone Bolango menyabet Treasury Award sebagai Pemerintah Daerah dengan capaian Penyaluran Dana Desa 100 persen pada Semester I Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diterima Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD) Bone Bolango, Abdul Halim Katilie, dalam kegiatan Treasury Award yang berlangsung di Aula Ambua KPPN Provinsi Gorontalo.
Abdul Halim mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah dalam memastikan proses penyaluran Dana Desa berjalan tepat waktu, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat di tingkat desa.
“Penghargaan ini tentu menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki kinerja, khususnya dalam memastikan penyaluran Dana Desa berjalan lancar dan tepat waktu,” kata Abdul Halim.
Menurutnya, percepatan penyaluran Dana Desa tidak semata-mata berkaitan dengan pencapaian administratif. Lebih dari itu, percepatan tersebut memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah desa untuk segera menjalankan program pembangunan dan pelayanan yang telah direncanakan.
“Dana Desa yang cepat tersalur diharapkan bisa segera dimanfaatkan pemerintah desa untuk membiayai program yang sudah direncanakan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Abdul Halim menegaskan, capaian penyaluran Dana Desa 100 persen pada Semester I 2026 tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa dan instansi terkait.
Menurutnya, koordinasi dan kerja sama tersebut menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh tahapan serta persyaratan penyaluran Dana Desa dapat dipenuhi sesuai ketentuan.
“Ini hasil kerja bersama. Sinergi harus terus kita jaga agar kinerja seperti ini tidak hanya menjadi capaian hari ini, tetapi bisa dipertahankan dan ditingkatkan ke depan,” katanya.
Ia menambahkan, penghargaan Treasury Award tersebut akan menjadi pemacu bagi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk terus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang efektif, transparan dan akuntabel.
Bagi pemerintah daerah, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi dorongan untuk memastikan setiap anggaran yang tersedia dapat segera diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana pengelolaan keuangan pemerintah semakin baik dan anggaran yang tersedia benar-benar cepat diterjemahkan menjadi program dan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.











