Penutupan Sekolah di Pohuwato Diperpanjang Hingga Waktu yang Belum Ditentukan

Dulohupa.id– Penutupan aktivitas belajar mengajar di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pohuwato akan berlangsung lama. Pasalnya, Rencana pembukaan kembali sekolah batal di lakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato.

Pembatalan ini terjadi menyusul melonjaknya jumlah kasus positif di Kabupaten Pohuwato. Apalagi lonjakan kasus positif Covid-19 itu, datang dari klaster guru dan tenaga pendidikan di Kabupaten Pohuwato itu sendiri.

“Belum ada kegiatan apapun. Karena mengingat ada kasus positif. Dan Belum ada kepastian untuk buka. Juga mengingat intruksi dari Pak Bupati untuk belum dibuka juga,” lanjutnya.

Dengan demikian menurut Lusiana, Pembelajaran secara daring akan kembali di perpanjang. Hal ini untuk menghindari munculnya klaster baru di kalangan guru dan siswa di Pohuwato.

“Kita juga akan melihat kondisi, kalau zona Pohuwato kembali ke zona hijau. Maka ada kemungkinan akan membuka sekolah. Tapi, kalau lonjakan kasus tetap tinggi kami masih menunggu dulu sampai keputusan kapan sekolah di buka,” Jelas Lusiana.

Namun demikian, Lusiana berharap, tidak ada lagi tambahan kasus positif dari sisa hasil swab massal guru dan tenaga pendidikan yang sampai saat ini masih belum di umumkan.

h”Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan swab dari 117 orang guru yang berlangsung senin kemarin. Semoga hasilnya tidak sebanyak kemarin,” tuturnya.

Penutupan sekolah juga turut di tegaskan oleh Satgas Covid-19 Pohuwato. Mengingat zona Pohuwato kini kembali ke zona merah.

“Sekolah jelas di tutup, karena zona Pohuwato kembali ke zona merah,” Kata Ramon Abjdul Sekretaris Covid-19 Pohuwato kepada Dulohupa.id.

Ramon juga menyampaikan, untuk pembukaan sekolah belum di ketahui secara pasti. Menunggu jumlah kasus di Pohuwato menurun.

“Kami belum pastikan kapan di buka. Apalagi status Pohuwato masih zona merah begini. Yang jelas sekolah ditutup dan tidak dibuka,” tandasnya.

 

Reporter: Zulkifli Mangkau