Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMPROV GORONTALO

Penjagub Gorontalo Laporkan Hasil Kinerja Triwulan IV ke Kemendagri

376
×

Penjagub Gorontalo Laporkan Hasil Kinerja Triwulan IV ke Kemendagri

Sebarkan artikel ini
Kinerja Penjagub Gorontalo
Penjabat Gubernur Hamka Hendra Noer didampingi Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo Syukril Gobel, Kepala Bapppeda Sofyan Ibrahim dan staf khusus gubernur, saat memaparkan Laporan Pertanggungjawaban triwulan IV, atas Penilaian Kinerja Penjabat Kepala Daerah kepada Menteri Dalam Negeri. Foto: Diskominfotik

Gorontalo Penjabat Gubernur (Penjagub) Gorontalo Hamka Hendra Noer melaporkan hasil kinerja triwulan IV kepada Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) yang diterima oleh Irjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir Balaw, di ruang Inspektorat Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (4/4/2023).

Dalam laporannya, Hamka yang hadir didampingi Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo Syukril Gobel, Kepala Bapppeda Sofyan Ibrahim dan Inspektur Provinsi Gorontalo Misranda Nalole, memaparkan sejumlah kinerjanya di Provinsi Gorontalo. Hal – hal yang disampaikan diantaranya terkait pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrem, penurunan tengkes, dukungan jaminan kesehatan (JKN) serta penggunaan sistem perizinan.

Ada pula pelaporan tentang penyerapan anggaran mandatory spending untuk bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur, termasuk proporsi belanja APBD dan peningkatan PAD.

“Untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Pemprov Gorontalo telah mengalokasikan anggaran ditahun 2022 kurang lebih sebesar Rp33 miliar melalui pola kerjasama dengan kabupaten/kota. Alokasi JKN ini bersumber dari pajak rokok dengan persentase 92 persen pajak rokok yang diterima,” kata Penjagub Hamka dihadapan tim penilai.

Berikutnya, dalam penanganan stunting (tengkes), Provinsi Gorontalo melalui program lintas sektor, telah menetapkan dua Desa di Kabupaten Gorontalo sebagai “pilot project” program inovasi “one day one egg” yang juga dikembangkan oleh kabupaten/kota. Kemudian melaksanakan kegiatan B2SA tengkes, dalam bentuk pemberian beberapa bahan pangan untuk anak tengkes, diantaranya beras nutrizink, telur ayam, kacang hijau dan susu untuk anak balita.