Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialEKONOMIPEMPROV GORONTALO

Pengentasan Kemiskinan jadi Fokus Penting RKPD 2025 di Gorontalo

45
×

Pengentasan Kemiskinan jadi Fokus Penting RKPD 2025 di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
RKPD 2025
Forum Konsultasi Publik untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025, yang dibuka langsung Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya.

Gorontalo – Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo menetapkan delapan indikator sebagai dasar untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025. Target yang akan ditetapkan tersebut, disampaikan langsung oleh Penjabat Gubernur Ismail Pakaya, dalam Forum Komunikasi Publik RKPD, yang berlangsung di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Selasa, (20/2/2024) kemarin.

Salah satu indikator utama adalah pertumbuhan ekonomi. Catatan tahun 2023 mencatat pertumbuhan ekonomi provinsi Gorontalo mencapai 4,5 persen, melampaui capaian tahun sebelumnya. Namun, tantangan muncul untuk menentukan target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025, yang akan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi saat ini.

“Jika kita melihat realisasi investasi sampai dengan tahun 2023 itu baru mencapai 5,515 triliun, tahun 2023 NTV kita hanya sebesar 111, 32 persen. Itu jika dibandingkan dengan wilayah sulawesi dan juga harus dilihat NTVnya di bawah kita karena kita bukan daerah industri, dan rata-rata daerah industri itu tidak masuk kategori miskin,” ungkap Ismail.

Selanjutnya, penduduk miskin menjadi fokus penting dalam perencanaan pembangunan. Meskipun terjadi penurunan angka kemiskinan pada Maret 2023, namun masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk menurunkan angka kemiskinan di bawah rata-rata nasional.

Selain itu, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menjadi prioritas. Meskipun terjadi peningkatan pada tahun 2023, namun angka IPM masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan daerah sekitar. Hal ini menekankan pentingnya kerja sama dari berbagai pihak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tantangan lainnya di kita adalah tingkat pengangguran yang mengalami kenaikan pada Agustus 2023. Meskipun Gorontalo masuk dalam lima besar terendah secara nasional, namun peningkatan ini memerlukan perhatian serius agar kondisi pengangguran tetap terkendali,” lanjutnya.

Untuk mencapai berbagai target indikator tersebut, pemerintah dihadapkan pada keterbatasan fiskal yang ada. Meskipun terjadi kenaikan anggaran pada tahun 2024, namun masih dibutuhkan upaya lebih lanjut untuk mencapai semua target yang telah ditetapkan. Melalui upaya bersama, Gorontalo dapat menghasilkan RKPD 2025 yang responsif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Adv/Diskominfotuk