Scroll Untuk Lanjut Membaca
KOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Pemkot Gorontalo Sediakan 269 Lapak Pasar Senggol, Mulai 5 Maret Dibuka

×

Pemkot Gorontalo Sediakan 269 Lapak Pasar Senggol, Mulai 5 Maret Dibuka

Sebarkan artikel ini
Pasar Senggol
Situasi persiapan pasar senggol di Jalan Imam Bonjol Kota Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perdagin) sediakan sejumlah 269 lapak pedagang untuk pelaksanaan Pasar Senggol.

Pasar senggol di Kota Gorontalo akan dilaksanakan di lima titik yang tersebar di dua kelurahan, dimana empat titik berada di Kelurahan Biawao, masing-masing di Jalan MT Haryono, Jalan Sutoyo, Jalan S Parman, dan Jalan Suprapto. Satu titik lainnya berada di Kelurahan Limba B, tepatnya di Jalan Imam Bonjol. Seluruhnya masuk wilayah Kota Selatan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Gorontalo, Haryono Suronoto mengungkapkan bahwa pasar senggol akan serentak dibuka pada Kamis (05/03/2026) besok, meski di sebagian tempat telah dimulai lebih dulu.

“Untuk jalan Imam Bonjol itu sudah jalan sejak kemarin setelah pengukuran, sudah pasang tenda dan sudah ada pedagang yang bersiap diri untuk berjualan,” ujar Haryono kepada Dulohupa pada Rabu (04/03/2026).

“Untuk jalan lainnya seperti MT Haryono, Jalan Sutoyo, Jalan S Parman, dan Jalan Suprapto itu nanti Insya Allah akan dimulai pada tanggal 5 besok,” lanjutnya.

Pasar Senggol
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Gorontalo, Haryono Suronoto

Adapun ukuran setiap lapak yaitu 4 meter kali 4 meter. Sementara untuk bajet perlapaknya disebutkan Haryono bahwa akan disesuaikan dengan kemampuan setiap pedagang.

“Untuk harga perlapak untuk tahun ini sesuai dengan perintah pak walikota bahwa tidak dipatok berapa harga perlapak, karena disesuaikan dengan kemampuan para pedagang,” ucapnya.

Lebih lanjut Haryono juga menegaskan dalam mentaktisi pendistribusian setiap lapak agar berjalan lancar, telah dibentuk panitia penanggung jawab pasar senggol.

“Di kepanitiaan itu sudah di SK-kan bahwa masing-masing lokasi sudah ada pengelolaannya. Jadi mereka yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pasar senggol,” tutupnya.

Reporter: Yayan