Untuk Indonesia

Pemkot Gorontalo Akan Sediakan Tempat Vaksinasi di Masjid Agung Baiturrahim

Dulohupa.id- Pemerintah Kota Gorontalo menggenjot capaian vaksinasi di wilayah tersebut, dengan terus membuka posko-posko vaksinasi. Kali ini, posko vaksinasi akan digelar di Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo. 

Plt Kadis Kesehatan Kota Gorontalo, Mohamad Kasim menjelaskan, bahwa pihaknya telah mengomunikasikan rencana tersebut dengan pihak masjid dan Bidang Kesra Setda Kota Gorontalo. 

Ia pun menjelaskan, bahwa rencana itu sendiri merupakan permintaan Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, karena melihat tingginya antusiasme warga untuk divaksin. Lebih lanjut Mohamad memastikan, bahwa rencana itu akan segera dilakukan pada Jumat minggu ini. 

“Dosis yang akan kita siapkan sampai 500 orang, namun pengaturannya tetap akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat” ujar Mohammad Kasim, Rabu (14/7). 

Jika dilihat, posko vaksinasi di Masjid Agung Baiturrahim sendiri nantinya akan menjadi posko yang ke-27. 

Sebab, sebelumnya pemerintah setempat juga telah membuka 26 posko. Jumlah itu tersebar di puskesmas, rumah sakit, mall, perkantoran, serta di markas TNI dan Polri. 

“Alhamdulillah melalui upaya pendekatan pelayanan vaksin, warga yang tervaksin sudah mencapai ribuan orang per hari” ucap Mohammad Kasim.

Sementara itu Kepala Bagian Kesra Setda Kota Gorontalo, Matris Lukum mengatakan, pelaksanaan vaksin di masjid agung akan dimulai pukul 08.00 pagi, kemudian dilanjutkan setelah sholat Jumat.,

“Kami sudah membicarakan hal ini dengan ta’mirul dan mereka menyetujui,” ujar Matris. 

Rencana pembukaan vaksin di masjid agung Baiturrahman merupakan langkah awal. Tidak menutup kemungkinan semua masjid bahkan tempat ibadah akan dilakukan hal sama, sambil melihat perkembangan pelaksanaan di lapangan.

Target capaian vaksinasi di kota Gorontalo, mendapat perhatian serius dari Wali Kota Gorontalo Marten Taha. Pada pertemuan dengan Forkopimda Kota Gorontalo beberapa waktu lalu, ia meminta dinas kesehatan mendorong target vaksinasi hingga mencapai 1500 warga perhari.

Comments are closed.