Dulohupa.id-Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gorontalo Utara menyepakati bahwa perayaan malam pergantian tahun di wilayah tersebut, ditiadakan.
Indra Yasin, Bupati Gorontalo Utara dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, bahwa pandemi COVID-19 menjadi salah satu faktor pihaknya tidak mengadakan perayaan malam pergantian tahun.
“Sebaiknya kita sama-sama menahan diri, jangan sampai muncul klaster baru lagi setelah perayaan malam tahun baru. Karena hingga saat ini pandemi COVID-19 belum juga berakhir,” ungkap Indra Yasin dalam rapat bersama Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial, seperti dikutip dari pojok6.id, Jumat (11/12).
Kekhawatiran Indra sendiri memang berdasar, sebab wilayahnya dan beberapa wilayah lain di Gorontalo dalam dua minggu terakhir berada di zona merah penyebaran COVID-19. Meski saat ini Gorontalo utara juga telah kembali ke zona hijau.
Selain alasan COVID-19, peniadaan perayaan pergantian tahun kata Indra, sebagai antisipasi pemerintah setempat, terhadap hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Makanya kata dia, beberapa titik rawan akan dilakukan penjagaan.
Pihaknya juga akan memperketat penjagaan di perbatasan untuk mencegah masuknya minuman keras ke wilayah Gorontalo.
“Selain itu, khusus di tempat-tempat ibadah umat kristiani juga akan dilakukan penjagaan oleh TNI-Polri,” pungkasnya.
*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Editor











