Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Rapat Forkopimda Pemkab Gorontalo, Bahas Covid-19 hingga Perayaan Hari Proklamasi

Dulohupa.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo menggelar rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) pada Kamis (23/7) di Ruang Madani Kantor Bupati Gorontalo.

Sedikitnya, ada lima poin yang dibahas dalam rapat tersebut. Misalnya menyangkut perkembangan Covid-19 di Kabupaten Gorontalo. Seperti diketahui, pasca pemberhentian PSBB jumlah kasus Covid -19 di wilayah ini terus meningkat tajam.

Ditemui usai rapat tersebut, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mengungkapkan, pentingnya menyatukan langkah bersama memerangi pandemi ini.

Walaupun begitu, ia mengaku senang, sebab katanya, pemkab,”Mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dalam pencegahan covid-19, sebagai penghargaan dari pemerintah pusat untuk keberhasilan menekan perkembangan Covid-19,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Nelson, hal kedua yang dibahas adalah, pelaksanaan Hari Idul Adha yang jatuh Jumat pekan depan.

“Ini juga penting karena jika kita tidak atur baik, akan ada orang yang terpapar pandemi Covid-19. Sehingga Pemerintah Daerah mengikuti edaran Kementerian Agama, sambil juga kami merancang aturan- aturan yang baru,” Tambahnya.

Yang ketiga menurut Bupati Gorontalo yaitu, pemotongan hewan kurban ini pun harus diatur, karena termasuk daerah yang banyak ditemukan penyakit antraks. Agar terkontrol dan tidak menimbulkan penyakit.

Dalam rapat yang juga diikuti oleh seluruh pimpinan OPD lewat daring itu, juga membahas tentang lahan hak guna usaha (HGU), yang salah satunya bermasalah saat ini adalah HGU Dungaliyo.

Sebab kata Nelson, Kabupaten Gorontalo banyak tanah HGU yang harus diselamatkan, demi masyarakat serta penunjang pembangunan di daerah.

“Terakhir persiapan peringatan hari proklamasi 17 Agustus mendatang, rencananya pemerintah daerah akan memberlakukan pembatasan, dan dilaksanakan secara sederhana. Tak akan ada lomba-lomba yang menyebabkan kerumuman. Hari proklamasi ini kita akan jadikan momentum dalam memerangi covid-19,” pungkasnya. **(Dhedy)