Dulohupa.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menginstruksikan agar tetap memperhatikan Skala prioritas dalam mengorientasikan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2024.
Hal itu disampaikan Bupati Bolaang Mongondow Utara melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Abdul Nazarudin Maloho, saat membuka secara resmi, Orientasi Penyusunan RKPD, bertempat di Aula Kantor Bapelitbang Bolmut.
“RKPD memiliki manfaat strategis sebagai Forum penyambung dari perencanaan dan penganggaraan tahunan,” tutur Nazarudin Maloho.
Menurut Maloho, pentingnya dokumen Hasil Pembahasan RKPD secara umum memiliki nilai yang strategis untuk Kinerja Pemda, diantaranya yakni: Pertama, RKPD merupakan instrumen pelaksanan RPJMD. Kedua, menjadi acuan penyusunan rencana kerja SKPD, Berupa program/kegiatan SKPD dan atau lintas SKPD.
Ketiga, mewujudkan Keselarasan Program dan sinkronisasi pencapaian sasaran RPJMD. Keempat l, menjadi landasan penyusunan KUA dan PPAS dalam rangka penyusunan RAPBD.
Sedangkan yang terakhir yakni menjadi bahan evaluasi rancangan peraturan daerah tentang APBD untuk memastikan APBD telah disusun berlandasan RKPD tersebut.
“Dapat saya katakan, hal inilah yang menjadikan pemda berkewajiban untuk menyusun perencanaan pembangunan daerah, sebagai landasan dalam penyelanggaran tugas umum pemerintah, dan tugas tugas pembangunan,” ucapnya.
Maloho pun menuturkan, Pemda Bolmut saat ini memasuki dinamika pembangunan yang cukup kompleks, sebagai dampak dari globalisasi dan Pandemi Covid-19. Di lain pihak adanya keterbatasan sumber daya pembangunan, khususnya terbatasnya anggaran. Kondisi ini tentunya akan berakibat pada pelaksanaan program-program unggulan dan strategis di Bolmut yang telah disusun dengan baik.
“Untuk itu program kegiatan strategis yang dapat memberdayakan atau membangkitkan partisipasi masyarakat, penanggulangan kemiskinan, serta membuka kesempatan kerja yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat perdesaan perlu menjadi perhatian bersama,” jelas ANM sapaan akrab Maloho.
Terakhir, dirinya berpesan adanya forum orientasi RKPD sebagai langkah awal dalam penyusunan rencana kerja daerah pemerintah daerah tahun 2024, sehingganya harus benar benar dipergunakan untuk menyatukan persepsi dalam merumuskan kebijakan, program dan kegiatan yang efektif, efisien, berdaya guna dan berhasil guna.
“Kita harus benar-benar efisien dalam menggunakan sumberdaya pendanaan. Mari kita manfaatkan forum ini seoptimal mungkin, berikan banyak masukan dan informasi dengan tetap memperhatikan aspek pemerataan, keterpaduaan, sesuai skala prioritas dengan mempertimbangkan keuangan daerah,” pintanya.
Diketahui pada forum Orientasi Penyusunan RKPD tersebut turut hadir Kepala BPS Bolmut, Jasni Makalungsenge, Kepala Bapelitbang Bolmut Aroman Talibo, serta para pimpinan OPD dan peserta Forum Orientasi Penyusunan RKPD.
Reporter: Eka Putra











