Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialINFO COVID-19PEMKAB BONE BOLANGO

Pantau Protkes, Wakil Bupati Bone Bolango Kunjungi Sekolah Setiap Hari

×

Pantau Protkes, Wakil Bupati Bone Bolango Kunjungi Sekolah Setiap Hari

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Bone Bolango Dr. Merlan S. Uloli saat memantau pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes) di 3 sekolah yang ada di Kabupaten Bone Bolango, di antaranya di SDN 8 Kabila, SMP 1 Suwawa, dan SMP 1 Tapa, setelah dibukanya kembali pembelajaran tatap muka di sekolah, Kamis (27/5/2021). (F.Fajrin/Sespri Wabup)

Dulohupa.id- Pekan pertama dibukanya sekolah SD dan SMP sederajat di Kabupaten Bone Bolango, membuat pemerintah setempat menerapkan disiplin penerapan protokol kesehatan (protkes) yang ketat. Sebab, kemungkinan terburuk dari pembukaan sekolah itu adalah melonjaknya kasus COVID-19. 

Karena itu, setiap hari Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli berkeliling wilayah tersebut, untuk meninjau pelaksanaan protkes di sekolah-sekolah. 

Seperti siang tadi, Kamis (27/5) ia melakukan peninjauan secara langsung kepatuhan terhadap protokol kesehatan saat proses belajar mengajar tatap muka secara terbatas di tiga sekolah yang ada di Kabupaten Bone Bolango, di antaranya di SDN 8 Kabila, SMP 1 Suwawa, dan SMP 1 Tapa.

Dalam kunjungannya ia mengungkapkan, bahwa apa yang ia lakukan itu adalah untuk melihat dari dekat pelaksanaan pembelajaran tatap muka di kabupaten tersebut. 

“Harus kerja sama dengar apa yang disampaikan bapak dan ibu guru, begitu datang cuci tangan pakai sabun, tetap pakai masker dan di kelas harus jaga jarak,” ujar Merlan. 

Ia pun mengimbau siswa maupun guru serta orang tua tetap mengedepankan protokol kesehatan, berupa mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak agar sekolah ini tidak ditutup seterusnya akan dibuka. 

Demikian juga ketika pulang sekolah, seluruh siswa harus langsung ke rumah. Harus dipantau, bisa lewat WA Group dengan pihak orang tua.”Kita harus jaga sama-sama, Bupati, wakil Bupati, guru, orang tua murid harus sama-sama menjaga, agar sekolah ini tetap dibuka,” tegas Merlan.

Reporter: Mega