Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKAB POHUWATO

Pani Gold Project Serahkan 350 ekor Sapi Ternak ke Penambang Lokal di Pohuwato

×

Pani Gold Project Serahkan 350 ekor Sapi Ternak ke Penambang Lokal di Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Pani Gold
Direktur PT PETS, Boyke P. Abidin saat menyerahkan sapi ternak secara simbolis kepada masyarakat penambang lokal/Hendrik Gani

Dulohupa.id – Perusahaan tambang emas Pani Gold Project (PGP) serahkan 350 ekor sapi ternak kepada 212 penambang rakyat yang ada di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Sebanyak 212 penambang rakyat di Kabupaten Pohuwato, memutuskan untuk berhenti dan beralih profesi mengikuti program peternakan/penggemukan sapi, yang merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) dan PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM).

Program tersebut dimulai dengan penyerahan ternak sapi secara simbolis oleh Direktur Utama PT PETS Boyke Poerbaya Abidin bersama Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga kepada 10 perwakilan penambang rakyat. Selasa, 13 Desember 2022, yang dihadiri pejabat dari instansi terkait di halaman kantor bersama Pemkab Pohuwato.

“Sebanyak 350 ekor sapi diserahkan kepada 212 penambang rakyat tersebut dan diharapkan menjadi modal awal bagi mereka untuk menjadi sumber penghasilan baru yang berkelanjutan,”ujar Boyke P. Abidin.

Program pemberdayaan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar lokasi tambang. Boyke Poerbaya Abidin mengatakan program ini merupakan bukti bahwa perusahaan melakukan pendekatan humanis sebagai bagian dari good mining practices yang dilakukan perusahaan.

“Program bantuan ternak sapi ini bertujuan untuk pemberdayaan ekonomi mandiri untuk masyarakat penambang sebagai bentuk kerjasama dan niat baik perusahaan untuk membantu masyarakat,”sambungnya.

Di kesempatan yang sama, PT Merdeka Copper Gold Tbk. menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bumi Panua. Bantuan alat kesehatan senilai Rp.1 miliar itu terdiri dari OAE Diagnostic, Clinical Middle Ear Analyzer, Clinical Audiometer, Treadmill System dan Spirometer.

Sementara itu, Bupati Saipul mengatakan, serah terima ternak sapi ini diharapkan menjadi langkah awal program pemberdayaan masyarakat Kabupaten Pohuwato, khususnya masyarakat yang merupakan penambang tanpa izin sehingga mereka memiliki sumber penghasilan yang lebih aman dan berkelanjutan.

“Diharapkan masyarakat juga memiliki tekad untuk lebih maju. Perusahaan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi dan Forkopimda atas terlaksananya kegiatan ini,”ujar Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga.

Disamping itu juga, Koordinator penambang, Yusuf Lawani menyatakan, bahwa dirinya dan penambang rakyat di bawah pimpinannya menyatakan sanggup memelihara dan mengembangkan ternak sapi yang mereka terima.

“Para penambang tersebut berkomitmen tidak akan memindahtangankan, menjual dan atau memotong ternak sapi yang diterima sebelum memasuki masa panen. Kami bersedia mengikuti pembinaan dari instansi terkait untuk menambah kompetensi dan keterampilan mereka sebagai peternak sapi,”jelasnya.

Kesediaan para penambang rakyat untuk mensukseskan program pengembangan dan penggemukan sapi ini dituangkan dalam Pakta Integritas yang ditandatangani oleh penambang dan perusahaan. Perusahaan akan terus mendorong terciptanya program program pemberdayaan masyarakat yang dapat memberikan manfaat positif dan nilai tambah bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

Reporter: Hendrik Gani