Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMPROV GORONTALO

MKP Edhy Prabowo Dorong Seluruh Bupati se-Sulawesi Kembangkan Budidaya Perikanan

63
×

MKP Edhy Prabowo Dorong Seluruh Bupati se-Sulawesi Kembangkan Budidaya Perikanan

Sebarkan artikel ini
Menteri KP Edhy Prabowo didampingi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie serta para bupati foto bersama usai menghadiri forum Badan Kerjasama Utara Utara di Kantor Bupati Gorontalo Utara, Kamis (11/6/2020). BKSU merupakan wadah kerjasama lima kabupaten di kawasan Sulawesi untuk mendorong pengembangan klaster perikanan budidaya.

Dulohupa.id – Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Edhy Prabowo mendorong Badan Kerjasama Utara Utara (BKSU) untuk mengembangkan budidaya perikanan di daerah masing-masing. Hal itu disampaikan Edhy aat berkunjung dan menggelar pertemuan dengan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan sejumlah bupati di Sulawesi yang tergabung dalam BKSU..

BKSU merupakan wadah koordinasi lima kabupaten di kawasan utara Sulawesi. Provinsi Gorontalo diisi oleh Kabupaten Gorontalo Utara, Boalemo dan Bone Bolango. Di Sulawesi Tengah diisi oleh Kabupaten Buol, serta Sulawesi Utara ada Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Universitas Negeri Gorontalo juga menjadi anggota dalam wadah tersebut.

“Sebenarnya banyak negara-negara seperti China, Korea dan Jepang sangat berkeinginan berinvestasi. Portugal dan Polandia juga ingin belajar dan berinvestasi. Ini peluang besar (untuk budidaya perikann), sebelum mereka datang kita siap dulu,” ujar Edhy.

Politisi Gerindra itu mengajak lima kabupaten di BKSU untuk melakukan percepatan pembangunan kawasan klaster perikanan budidaya yang berkelanjutan. Edhy meminta daerah membentuk tim belajar dari daerah yang berhasil serta mendorong peningkatan infrastruktur pendukung di lokasi tambak.

“Kalau anggaran kami akan melakuan segala cara. Komitmen kami, tidak usah pilih-pilih daerah untuk dibantu. Mana daerah yang aktif itu yang diprioritaskan. Kita harap setiap anggaran yang direalisasi punya nilai bagi masyarakat dan lingkungan serta secara nasional untuk devisa negara,” imbuhnya.