Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialBONE BOLANGONASIONAL

Menteri PPPA: Perempuan Harus Diberi Peluang Berpolitik

×

Menteri PPPA: Perempuan Harus Diberi Peluang Berpolitik

Sebarkan artikel ini
Politik Perempuan
Menteri PPPA RI, Bintang Puspayoga saat berdialog dengan masyarakat di Bone Bolango. Foto: Kris/Dulohupa

Dulohupa.id – Menteri Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI berharap partai politik dapat memberi peluang dan kesempatan kepada perempuan untuk berkiprah di dunia politik.

Keberadaan dan peran perempuan dalam sektor politik hingga saat ini masih relatif rendah dan masih menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak terkait.

Menteri PPPA RI, Bintang Puspayoga mengungkapkan bahwa kurangnya keberadaan perempuan dalam dunia politik, bukan semata bergantung pada sejauh mana perjuangan perempuan. Melainkan seberapa besar partai politik dalam memberikan ruang dan kesempatan pada perempuan untuk menjadi kader partai politik.

“Kalau kita bicara peran perempuan dalam politik, ini memang menjadi PR di seluruh daerah. Makannya akan menjadi sangat penting bagi kita semua agar bagaimana memberikan ruang-ruang tersebut kepada perempuan. Ini tidak hanya menjadi perjuangan perempuan itu sendiri, tapi bagaimana dari partai politik itu juga bisa memberikan kesempatan dan peluang kepada perempuan untuk berkiprah di dunia politik,” Jelas Menteri PPPA RI, Bintang Puspayoga, Rabu (27/09/2023).

Dirinya berharap agar partai politik tidak terpaku dalam jumlah kuota apirmasi legislatif yang hanya sebesar 30%. Keterlibatan perempuan diharapkan sudah diberikan sejak awal pengkaderan dan dilibatkan dalam kepengurusan partai tanpa terpaku pada kuota apirmasi legislatif.

“Kita harapkan partai-partai sudah melibatkan perempuan dan itu akan menjadi proses pembelajaran kaderisasi, karena semua tidak serta merta perempuan langsung menjadi calon,” Ujar Bintang Puspayoga.

Lanjutnya, pada tahun 2019 keterlibatan perempuan dalam partai politik hanya berkisar pada 20,8%. Namun seiring berjalannya waktu, dengan adanya PAW yang di isi perempuan membuat keterlibatan perempuan dalam dunia politik meningkat menjadi 21,9%.

“Ini masih menjadi PR untuk kuota apirmasi legislatif 30%, tapi harapan saya sebenarnya apirmasi 30% ini bukan mimpi untuk diwujudkan oleh kaum perempuan. Karena perempuan mengisi sekitar 49,5% populasi penduduk Indonesia. Asalkan saja mau saling suport dan saling menginspirasi sesama perempuan,” Tutup Menteri PPPA RI, Bintang Puspayoga.

Reporter: Kris