Scroll Untuk Lanjut Membaca
BUDAYAGORONTALOPERSPEKTIF

Melestarikan Warisan Budaya Melalui Pagelaran Seni di Universitas Negeri Gorontalo

183
×

Melestarikan Warisan Budaya Melalui Pagelaran Seni di Universitas Negeri Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Warisan Budaya
Kegiatan Mahasiswa Hindu Darma Ning Çarasvaty Universitas Negeri Gorontalo melakukan kegiatan pagelaran seni. Foto: Citra Pratiwi

Gorontalo – Warisan budaya adalah benda atau atribut tak berbenda merupakan jati diri suatu masyarakat atau kaum yang diwariskan dari generasi-generasi sebelumnya untuk dilestarikan kepada generasi akan datang.

Warisan budaya memainkan peran penting dalam mempertahankan identitas dan sejarah suatu masyarakat serta mempromosikan pemahaman lintas budaya.

Namun sayangnya, banyak generasi muda yang terpengaruh budaya luar seperti cara berpakaian, kegemaran musik, serta budaya lainnya yang memberi dampak negatif terhadap perilaku, kebiasaan, tradisi serta adat istiadat. Membahas tentang budaya tentunya tidak terlepas dari kesenian yang merupakan bagian hidup masyarakat yang mengandung nilai estetika dan berpegang teguh pada tradisi.

Sehingga, Unit Kegiatan Mahasiswa Hindu Darma Ning Çarasvaty Universitas Negeri Gorontalo melakukan kegiatan pagelaran seni. Kegiatan pagelaran seni dilaksanakan di Wantilan (tempat bermusyawarah) Pura Girinatha Gorontalo. Kegiatan dibuka oleh wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, S.Pd, M.E,.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat tanggal 08 September 2023. Seluruh mahasiswa maupun mahasiswi baru menampilkan beberapa tarian daerah Bali seperti tari Puspanjali, tari Cendrawasih dan tari Panjembrama. Tari Panjembrama yang merupakan sebuah bentuk tari Bali sekuler yang didesain oleh I Wayan Berata dan pertama kali ditampilkan pada 1971. Tarian ini merupakan tarian penyambutan tamu istimewa meliputi gerakan dari beberapa tarian sakral Bali.