Scroll Untuk Lanjut Membaca
BUDAYAGORONTALOPERSPEKTIF

Praktek Menari dalam Pembelajaran

479
×

Praktek Menari dalam Pembelajaran

Sebarkan artikel ini
Seni Tari
Tari Dana-dana. Foto: Diskominfotik Pemprov Gorontalo

Pembelajaran seni dalam pendidikan biasanya mengajarkan tiga cabang seni, yaitu seni tari, seni musik, dan seni rupa. Tari adalah salah satu cabang jenis seni yang media utamanya adalah menggunakan gerak tubuh. Tari dapat dilakukan secara individual maupun secara berkelompok dengan diiringi oleh musik.

Seni tari menjadi salah satu cabang seni yang sering dipelajari oleh kalangan peserta didik sekolah dasar, sekolah menengah, dan bahkan pada jenjang perguruan tinggi. Tidaklah mungkin bagi para peserta didik dalam masa pembelajarannya di sekolah dasar dan  menengah belum pernah melakukan praktek seni tari atau menari.

Praktek seni tari dalam pembelajaran dianggap merupakan suatu hal yang lumrah untuk dilakukan. Oleh sebab itu, banyak guru memberikan tugas kepada peserta didik untuk melakukan praktek menari dalam mata pelajaran pendidikan seni budaya dan keterampilan.

Praktek menari dalam pembelajaran pendidikan seni budaya ini, biasanya ditugaskan dalam bentuk praktek menari secara berkelompok yang diharapkan dalam penugasan praktek secara berkelompok ini  peserta didik dapat merasa dimudahkan atau meringankan dalam melakukan persiapan praktek menari.

Sayangnya, persiapan yang dilakukan agar dapat mementaskan suatu tarian itu tidaklah mudah. Dalam persiapan suatu penampilan tari terdapat banyak hal yang perlu diperhatikan. Aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam persiapan melakukan pentas seni tari adalah pertama, peserta didik harus melakukan pemilihan konsep tari yang akan dipentaskan. Kedua, peserta didik harus mulai melakukan penyusunan gerakan dan pola lantai. Ketiga, peserta didik harus menentukan konsep music pengiring tari dan juga menentukan tata rias, tata busana, serta property yang akan digunakan dalam pentas seni tari tersebut.