Dulohupa.id – Masyarakat di Provinsi Gorontalo berburu baju Karawo dengan mendatangi toko-toko penjual baju khas asal daerah bertajuk serambi Madinah itu.
Mereka berbondong-bondong membeli baju Karawo usai adanya surat edaran dari Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya. Dalam surat edaran, Ismail mengistruksikan agar aparat pemerintahan maupun masyarakat dapat memakai baju Karawo di peringatan hari Karawo besok serta hari Patriotik Gorontalo 23 Januari.
Menurut keterangan seorang pembeli, Muhammad Arifin, instruksi itu ditujnukan kepada Kepala daerah, instansi vertikal, Organisasi perangkat Daerah (OPD), perguruan tinggi, BUMD/BUMS dan masyarakat.
“Ini bertepatan dengan tanggal 23 Januari, dan untuk acara festival karawo. Jadi untuk instansi vertikal, OPD, Dinas-dinas terkait, BUMN itu mengunakan hari senin-selasa. Mungkin puncaknya besok,” ujar Arifin kepada Dulohupa di salah satu toko kerajinan baju Karawo di Kota Gorontalo, Senin (22/01/2024) malam.
Baca Juga: Pencanangan Hari Karawo, Upaya Pelestarian Warisan Budaya Gorontalo
Kata Arifin, hari ini masyarakat mulai memadati untuk mencari baju karawo. Selain itu, kini pengrajin karawo Kian meningkat dengan dukungan lebih pemerintah.
“Kemarin desainnya cuman harga 100 ribuan, sekarang sudah banyak jenis-jenis, pilihan-pilihannya. Bahkan kemarin saya melihat di festival ada yang harga 1 sampai 3 jutaan. Tergantung desain motifnya dan kualitas pakaian, Mari kita bangga dengan Karawo,” imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang pedagang (penjaga toko) menyebut ketiban rezeki setelah adanya instruksi tersebut. Ia mengaku masyarakat mulai memadati toko untuk mencari baju karawo sejak pagi hingga malam tadi.
“Rame sekali. Dari pagi dorang mulai datang sampai sekarang (malam),” ucap penjaga toko.
Reporter: Yayan












