Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Marten: Perbaikan Infrastruktur Jalan di Kota Gorontalo Juga Jadi Tanggung Jawab Pemprov

92
×

Marten: Perbaikan Infrastruktur Jalan di Kota Gorontalo Juga Jadi Tanggung Jawab Pemprov

Sebarkan artikel ini
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie memberikan selamat kepada Walikota Gorontalo Marten Taha usai pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo. (Ft: Istimewa)

DULOHUPA.ID – Usai melantik Walikota dan Wakil Walikota Gorontalo periode 2019-2024, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta kepada Marten Taha-Ryan Kono untuk memperhatikan infrastruktur perkotaan seperti jalan, yang sudah banyak mendapatkan keluhan masyarakat.

Pasalnya, setiap musim penghujan dibeberapa ruas jalan yang berada di Kota Gorontalo dipenuhi dengan genangan air. Hal itupun sudah menuai kritikan dan saran dari masyarakat.

Rusli mengaku, masyarakat banyak yang mendatanginya dan mengeluhkan beberapa ruas jalan yang sering tergenang air hujan.

Begitu juga persoalan kemacetan, telah disinggung Rusli saat memberikan sambutan usai pelantikan. Minggu, (2/6) di Rudis Gubernur Gorontalo.Menurutnya, dimana Kota Gorontalo merupakan pusat ibu kota Provinsi Gorontalo. Dengan begitu menjadi barometer Gorontalo.

“Banyak juga pengeluhan tentang kos-kosan, hotel, miras, narkoba dan praktek-praktek masyarakat yang sudah menjurus pada prostitusi. Hal itu menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” harapnya.

Sementara itu Walikota Gorontalo Marten Taha, yang didampingi Wakil Walikota Ryan Kono usai dilantik menuturkan, masalah penataan Infrastruktur perkotaan. Perlu dilihat juga status jalan yang ada, karena statusya berbeda-beda.

Kata Marten, sebagian besar jalan yang ada di Kota Goronntalo, merupakan kewenangan Pemrintah Provinsi Gorontalo dan nasional. Sehingga tidak bisa ditangani oleh Pemerintah Kota.

“Makanya perlu ada sinergitas antara Pemprov dalam hal penyusunanan program dan kebijakan, khususnya dalam hal pembiayaan. Dan itu menjadi kendala kita dalam hal penanganan masalah infrastruktur perkotaan,” paparnya.

Lebih lanjut kata Marten, apalagi Kota Gorontalo merupakan ibu kota provinsi, maka sebagian besar status-status jalan adalah kewenangan Premprov dan Nasional.

Begitu juga persoalan kos-kosan dan lain sebagaiya. Pemerintah Kota Gorontalo bekerja sama dengan pihak Kepolisian dan TNI, secara rutin melakukan razia. Hal itu dilakukan untuk memberantas maksiat. (DP 01)