Dulohupa.id- Wali Kota Gorontalo Marten Taha menginstruksikan kepada Pengurus Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Kota Gorontalo, untuk segera merampungkan data seluruh Wakaf di Kota Gorontalo, Rabu (29/9/21).
Marten mengungkapkan banyaknya tanah wakaf yang terbengkalai akibat masalah administrasi, akan memicu terjadinya konflik yang tidak diinginkan antara keluarga dan Pemkot Gorontalo.
“Masih ada beberapa tanah wakaf di Kota Gorontalo yang belum memiliki sertifikat bahkan ada yang bermasalah. Hal ini dapat memicu konflik di kemudian hari.” tutur Marten dalam acara pengukuhan pengurus Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Kota Gorontalo di Bandhayo Lo Yiladia.
Lebih rinci Marten meminta, agar bangunan seperti sekolah, masjid, dan gedung-gedung yayasan yang dibangun di atas tanah wakaf, administrasinya segera diselesaikan.
“Ada beberapa sekolah-sekolah, masjid-masjid dan juga gedung yayasan di Kota Gorontalo itu dibangung diatas tanah wakaf sehingga harapan saya ini segera diurus sampai mendapatkan status aman dengan pemegang sertifikat” ungkap Marten.
Marten pun mengungkapkan bahwa tanah wakaf sendiri memang besar manfaatnya untuk masyarakat. Sebab selain bermanfaat bagi keperluan ibadah, juga dapat digunakan untuk keperluan sosial, ekonomi dan kesejahteraan umat.
Maka dari itu kehadiran dari Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Kota Gorontalo ini dapat menjadi lembaga yang memiliki kapasitas dalam pemberdayaan aset wakaf yang sudah ada.
Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Kota Gorontalo juga dapat melakukan pengawasan serta menjadi pembina bagi Nadzhir atau pihak yang menerima wakaf dari wakif (pemberi wakaf).
Reporter: Reinaldi Julfirman











