Scroll Untuk Lanjut Membaca
KESEHATAN

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Diminta Turut Tekan Stunting di Bone Bolango

×

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Diminta Turut Tekan Stunting di Bone Bolango

Sebarkan artikel ini
Stunting
Mahasiswa KKN Profesi kesehatan Universitas Negeri Gorontalo. Foto: Kris/Dulohupa.

Dulohupa.id – Dalam rangka menekan angka stunting, Universitas Negeri Gorontalo Programkan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan di Kabupaten Bone Bolango.

Program KKN Profesi kesehatan merupakan angkatan pertama di Universitas Negeri Gorontalo. Terdiri dari 4 Program studi kesehatan, diantaranya adalah program studi kesehatan masyarakat, farmasi, keperawatan dan kedokteran.

“Total mahasiswa yang ikut program KKN ini sejumlah 354 mahasiswa dan 70 dosen pendamping lapangan dan akan diturunkan di 29 Desa lokus stunting yang ada di Kabupaten Bone Bolango,” Ungkap Dekan Fakultas Olahraga dan kesehatan Universitas Negeri Gorontalo, Herlina Jusuf, Selasa (29/11/2022).

Herlina berharap dengan adanya mahasiswa ini, bisa bekerja sama dengan pemerintah Desa dan masyarakat desa untuk turut menurunkan angka stunting.

Kata Herlina, para mahasiswa telah dibekali program-program kesehatan yang sudah mereka dapatkan selama kuliah. Dianatarany ada usaha preventif, promotif dan kuratif, sehingga mereka diharapkan mampu menekan angka stunting yang juga menjadi isu strategis nasional yang perlu diangkat.

“Ini adalah satu-satunya Kabupaten dan kami memilih Bone Bolango, karena memang angka Stuntingnya masih tinggi. Sehingga kami berharap dengan turunnya mahasiswa di desa lokus ini, dapat menurunkan angka stuntingnya,” Pungkas Herlina.

Program KKN Profesi kesehatan tersebut mendapat dukungan dan Apresiasi dari pihak pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan tersebut merupakan Kolaborasi antara 4 prodi, sehingga saat berkerja nanti para mahasiswa dapat berkolaborasi dengan sesama tenaga kesehatan.

“Mereka akan memberi edukasi kepada masyarakat, lewat ceramah dan langsung berpraktek dilokasi. Karena disini ada mahasiswa kedokteran, ada farmasi yang memberikan obat, ada yang bisa merawat dari jurusan keperawatan dan ada kesehatan masyarakat yang bisa memberikan penyuluhan-penyuluhan. Jadi memang sudah di siapkan dari awal,” Tutur Herlina Jusuf.

Reporter: Kris