Dulohupa.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka menyampaikan bahwa kondisi kualitas udara ambien di Provinsi Gorontalo saat ini masih memenuhi baku mutu.
Udara ambien adalah udara bebas di permukaan bumi (lapisan troposfer) yang kita hirup sehari-hari di luar ruangan, yang penting bagi kehidupan makhluk hidup dan dapat dipengaruhi oleh polutan dari alam atau aktivitas manusia. Sehingga kualitasnya harus dipantau untuk kesehatan dan lingkungan.
Capaian tersebut menjadi modal penting yang perlu dijaga melalui langkah pencegahan dan pengendalian, terutama dengan memperkuat strategi pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) secara terarah dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Pelatihan Strategi Pengurangan Emisi GRK yang dilaksanakan di Hotel FOX Kota Gorontalo, Senin (22/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dan pemangku kepentingan dalam menyusun program pengurangan emisi yang terukur, berbasis data, serta selaras dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Fayzal Lamakaraka, menegaskan bahwa kondisi kualitas udara yang masih memenuhi baku mutu harus diiringi dengan komitmen menjaga lingkungan melalui penguatan kebijakan dan aksi mitigasi.
“Kualitas udara yang baik adalah hasil dari berbagai upaya bersama, namun kita tidak boleh lengah. Pelatihan ini menjadi langkah penguatan agar program pengurangan emisi dapat dirancang lebih tepat sasaran, berdampak, dan bisa dipantau implementasinya
Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap pelatihan ini dapat memperkuat upaya menjaga kualitas lingkungan termasuk mempertahankan kualitas udara ambien agar tetap memenuhi baku mutu serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Untuk diketahui, Workshop Strategi Pengurangan Emisi dilaksanakan oleh Kelompok kerja (Pokja) Results-Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund Output 2 Provinsi Gorontalo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) bekerjasama dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) serta Wahana Mitra Mandiri. Adapun Peserta workshop terdiri dari organisasi perangkat daerah lintas provinsi, organisasi perangkat daerah lintas kabupaten/kota, UPT Balai Kementerian Kehutanan, serta unsur Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Gorontalo. Kegiatan itu dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim.
Reporter: Enda











