Dulohupa.id – Bukannya silaturahmi dan saling memaafkan, di momen Idul Fitri dua kelompok pemuda di Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Gorontalo justru bentrok dan saling pukul.
Peristiwa itu pun sempat direkam oleh warga yang berada di dalam mobil yang saat itu melintas di jalan yang menjadi tempat kejadian dan viral di media sosial.
Bentrok antara dua kelompok pemuda itu terjadi pada tanggal 31 Maret 2025 tepat di momen lebaran Idul Fitri.
Beruntung bentrokan langsung dilerai oleh warga setempat dan personil Polsek Paguyaman. Kedua belah pihak pun langsung diamankan ke Polsek Paguyaman untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Paguyaman mengatakan, bentrokan terjadi akibat seorang pemuda memaksa agar tempat hiburan dan penjualan miras yang tidak jauh dari lokasi kejadian untuk dibuka. Namun sekelompok remaja di desa itu menyampaikan bahwa tempat ini sejak bulan Ramadhan belum buka.
“Kejadian itu memang bermula saat salah satu pemuda dari salah satu desa datang ke Desa Bongo Tua, meminta tolong untuk dibukakan room karaoke, sementara anak-anak di situ menyampaikan bahwa selama bulan Ramadhan ini tidak ada tempat hiburan yang dibuka, termasuk disini juga tidak ada. Tidak lama kemudian anak tersebut balik, namun datang lagi ke situ dengan membawa tiga orang temannya. Dan akhirnya terjadilah perselisihan antara pemuda desa lain dengan anak-anak Desa Bongo Tua,” jelas Iptu Juwari, Kapolsek Paguyaman
Sayangnya, karena diduga dalam pengaruh minuman keras, bentrokan pun tak dapat dihindari.
Namun, setelah dilakukan mediasi dan pembinaan, kedua kelompok pemuda ini pun berdamai.
Permasalahannya mereka menyampaikan memang terjadi kesalahpahaman. Iya benar, ada yang sempat minum, dan memang kedua bela pihak itu sudah minum (mengkonsumsi minuman beralkohol),” kata Iptu Juwari
Atas kejadian ini, Kapolsek Paguyaman pun mengimbau agar pemuda maupun warga agar tidak mengkonsumsi miras. Tak hanya itu, kapolsek juga menegaskan akan menutup dan menindak tegas tempat tempat yang masih menjual miras di wilayah hukum Polsek Paguyaman.
Redaksi











