Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialGORONTALOKPU PROVINSI GORONTALOPilkada

KPU Provinsi Gorontalo Rakor Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada

16
×

KPU Provinsi Gorontalo Rakor Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada

Sebarkan artikel ini
Data Pemilih
Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Fadliyanto Koem saat membuka rapat koordinasi persiapan pemutakhiran data pemilih Pilkada 2024. Foto/KPU

Gorontalo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu Tahun 2024 dan Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada 2024. Rapat koordinasi (Rakor) berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 12 hingga 13 Mei 2024 di Kantor KPU Kabupaten Boalemo.

Acara dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Fadliyanto Koem, yang didampingi oleh Anggota KPU Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola, serta hadir pula Ketua KPU Kabupaten Boalemo, Yuyun S. Antu, dan Kepala Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi, Fadli H. Alamri.

Pada sesi pembukaan, Anggota KPU Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola, memberikan arahan kebijakan terkait persiapan pemutakhiran data pemilih untuk Pilkada 2024. Hal ini menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan kualitas pemilihan yang bersih dan transparan.

Materi berikutnya disampaikan oleh Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data pada Dinas Dukcapil dan PMD Provinsi Gorontalo, Amran Pahrun. Dalam materinya, Amran mengevaluasi pemanfaatan data kependudukan dan dukungan pemerintah dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2024. Keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung proses pemilu menjadi salah satu fokus penting dalam memastikan integritas dan partisipasi masyarakat.

Sesi terakhir Rakor diisi oleh Entang Lintang Hardiman, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo. Materi yang disampaikan mencakup evaluasi pendataan pemilih di penghuni rutan dan lapas dalam Pemilu Tahun 2024, serta dukungan pelayanan pemilih di lokasi khusus dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024. Pelayanan pemilih di lokasi yang terbatas seperti rutan dan lapas menjadi tantangan tersendiri yang perlu diperhatikan secara serius.