Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

KPU Pohuwato Mulai Gencarkan Sosialiasi Pilkada di Tengah Pandemi COVID-19

Dulohupa.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato mulai menggencarkan sosialiasi tentang Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota serentak dalam Kondisi Bencana Non Alam Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Sosialiasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa dalam masa pandemi, pelaksanaan pilkada akan berbeda dengan masa normal. Perbedaan itu dari sisi penyelenggaraan pilkada yang harus mengedepankan protokol kesehatan.

Anggota KPU Pohuwato Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Musmulyadi Hunowu mengatakan, KPU merasa perlu menyosialisasikan PKPU nomor 6 tahun 2020 kepada seluruh elemen masyarakat terutama bagi yang terlibat langsung dalam pilkada serentak 2020.

“Sebagaimana yang tertuang pada pasal 5 ayat (1) PKPU nomor 6 tahun 2020 yaitu, pemilihan serentak lanjutan dilaksanakan dengan protokol kesehatan, pencegahan, dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilihan,” kata Musmulyadi saat menjadi narasumber sosialisasi di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, Pohuwato, Senin (24/8/2020).

Sebab katanya, sasaran akhir dari PKPU nomor 6 Tahun 2020 ini adalah bagaimana penyelenggaraan pilkada serentak pada 9 Desember 2020 itu tidak diciderai oleh adanya Pandemi COVID-19 dan juga tidak justru menyebabkan penyebarannya semakin masif. Sehingga KPU tidak hanya menjadi penyelenggara, tetapi juga mampu menjadi garda terdepan untuk menyosialisasikan tentang pentingnya pencegahan dan penyebaran COVID-19.

“Inti dari PKPU nomor 6 Tahun 2020 adalah pelaksanaan tahapan pemilihan dengan menerapkan protokol kesehatan bagi penyelenggara, peserta pemilihan, pemilih, dan semua pihak yang berhubungan dengan pemilihan serentak tahun 2020,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, kegiatan sosialisasi tersebut penting dilaksanakan sebab merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan pilkada serentak Desember 2020 nanti.

“Sosialisasi PKPU 6 Tahun 2020 ini juga dalam rangka meningkatkan angka partisipasi pemilih pada pilkada tahun ini yang kita target sebesar 86 persen. Apapun yang kita lakukan, ending-nya kita harus sosialisasi terhadap masyarakat, dimulai dari penyelenggara, kemudian tokoh, ataupun perangkat desa,” tutupnya. **

Reporter : Zulkifli Mangkau