Dulohupa.id- Memiliki skill digital dapat menjadi solusi untuk mengembangkan usaha di masa pandemi. Karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP), membuka program Digital Talent Academy untuk membina UMKM.
Kepala BPSDMP Kominfo Manado, Christiany Juditha menyebutkan, ada delapan program dalam Digital Talent Academy yang menjadi program Kominfo, salah satunya Digital Entrepreneurship Academy (DEA). Sasaran DEA sendiri adalah para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan skill digital mereka.
“Bisa dilihat di masa pandemi ini mau tidak, mau suka tidak suka orang-orang harus beralih dari penjualan yang tadinya konvensional harus masuk ke penjualan-penjualan digital dengan menggunakan media-media digital untuk pemasarannya,” kata Christiany saat diwawancara oleh pihak Dulohupa.id, Kamis (3/6).

Berikutnya, ia menjelaskan ada sepuluh kota yang menjadi sasaran dari Digital Talent Academy di tahun 2021, di antaranya Gorontalo, Manado, Amurang, Minahasa Selatan, Minahasa Induk, Tomohon, Bitung dan Kotamobagu. Mereka menargetkan di tahun ini ada seratus ribu orang yang akan menjadi alumni akademi tersebut.
“Ini adalah tahun kedua program ini berjalan di wilayah kerja kami, tahun kemarin juga dilakukan tapi di wilayah Sulawesi utara,” ungkapnya.
Kota Gorontalo sendiri merupakan kota ke enam pelaksanaan DEA. Selama dua hari peserta yang berjumlah 60 orang itu akan dibina oleh pemateri yang merupakan praktisi di bidangnya serta co-vendor dari brand yang terkenal.
Reporter: Yunita Humola











