Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOLINGKUNGAN

Kisah Mantan Pemburu Satwa di Seri Webinar Peringatan Hari Lingkungan Hidup

×

Kisah Mantan Pemburu Satwa di Seri Webinar Peringatan Hari Lingkungan Hidup

Sebarkan artikel ini
Foto: Istimewa

Dulohupa.id – Memperingati hari lingkungan hidup sedunia tanggal 5 Juni 2022 Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Gorontalo, The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) dan Perkumpulan Biodiversitas Gorontalo (Biota) menggelar webinar dengan tema “Kisah Para Mantan Pemburu Satwa”.

Webinar ini menghadirkan 2 narasumber mantan pemburu satwa, mereka adalah Ardin Mokodompit (28) warga Tulabolo Barat, Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango dan Basri Lamasese warga  Dusun 3 Desa Molibagu Kecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara. 

Keduanya disandingkan dengan narasumber  Drh Indra Exploitasia MSi Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan ST Agung Triono Hermawan SSi, MScir Kepala SPTN Wilayah II Doloduo Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Moderator pada seri kedua webinar biodiversitas ini adalah Ajeng Mawaddah Puyo yang juga menyandang sebagai Duta Burung.

“Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone berkolaborasi dengan Perkumpulan Biodiversitas Gorontalo (BIOTA), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Gorontalo dan The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) menggelar seri webinar untuk mengangkat isu-isu biodiversitas dan upaya perlindungannya,” kata Debby Mano Koordinator SIEJ Gorontalo.

Webinar kali ini akan menyuguhkan kisah-kisah unik dan menarik dari para mantan pemburu satwa, bagaimana mereka bertahun-tahun melakukan perburuan hingga pada akhirnya mereka mencapai titik balik menjadi orang yang melindungi satwa liar di habitatnya.

Webinar kolaboratif ini merupakan hasil pertemuan beberapa hari lalu yang diinisasi Drh Supriyanto Kepala Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone saat berkunjung ke Gorontalo.

“Webinar ini dilaksanakan untuk memeriahkan hari lingkungan hidup sedunia dengan menyajikan informasi dari mantan para pemburu yang saat ini menjadi garda terdepan kegiatan konservasi, penyadartahuan dan kemitraan masyarakat di kawasan penyanggah Taman Nasional Bogani Nani Wartabone,” kata Supriyanto.

Supriyanto juga menjelaskan webinar ini mendapat apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bahkan Drh Indra Exploitasia MSi sebagai Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik langsung bersedia menjadi narasumbernya.

Saat menyajikan materi paparannya, Indra Exploitasia merasa sangat bangga dengan 2 tokoh mantan pemburu, Ardin Mokodompit dan Basri Lamasese yang saat ini menjadi kekuatan terdepan upaya konservasi dan kemitraan dengan Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Ia juga mengapresiasi program dan kegiatan kemitraan yang dijalankan oleh Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, yang sukses melakukan pendampingan.

“Acara ini lain dari yang lain, webinar kali ini menghadirkan tokoh-tokoh mantan pemburu yang sekarang menjadi sahabat kami di kegiatan konservasi,” kata Indra Exploitasia.

Indra Exploitasia mengapresiasi Ardin Mokodompit dan Basri Lamasese yang membuktikan berburu satwa bukan mata pencaharian. Bahkan berburu dilarang oleh agama dan hukum, karena setiap makhluk hidup yang diciptakan Tuhan memiliki manfaat untuk manusia.