Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPOHUWATO

Kios Tani milik Anggota BPD Bunuyo Mudahkan Warga Penuhi Kebutuhan Pertanian

×

Kios Tani milik Anggota BPD Bunuyo Mudahkan Warga Penuhi Kebutuhan Pertanian

Sebarkan artikel ini
Kios Tani Bunuyo
Kios Tani Sejahtera di Desa Bunuyo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato.foto: Hendrik Gani

Dulohupa.id – Warga di Desa Bunuyo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo cukup besar penduduknya bekerja sebagai petani.

Jauh sebelumnya, para petani sempat kesulitan mencari keperluan pertanian seperti pupuk, bibit dan obat-obatan.

Hal itu dimanfaatkan Nawir Sapo dan istrinya untuk mendirikan usaha Kios Tani Sejahtera. Ketersediaan alat maupun barang pertanian dinilai cukup memenuhi kebutuhan petani di desa Bunuyo. Jadi satu-satunya kios Tani di Desa Bunuyo, tak heran jika tempat usahanya sering dikunjungi para petani.

Nawir yang juga anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bunuyo itu mengaku sudah menjadi pengusaha di bidang pertanian semenjak mengenyam pendidikan S2 di Universitas Negeri Gorontalo.

Usaha ini dibentuk semata-mata terutama membantu warga untuk memenuhi kebutuhan pertanian. Bahkan Nawir mengaku sebelum dirinya mendirikan kios tani tersebut, ia merintis usahanya dari bawah.

Ia harus rela menyewa kios untuk menampung barang pertanian yang dijualnya, dan berkat kerja kerasnya itulah dirinya sampai mengembangkan usahanya.

“Dari hasil penjualan obat-obatan hingga pupuk pertanian saya bisa hidup. Alhamdulillah masyarakat banyak membeli di toko, karena harga di toko saya masih bisa dijangkau oleh petani, sehingga masyarakat petani memilih untuk berbelanja di toko saya. Bukan nanti ada pengadaan ini baru saya menyediakan barang ini,” ujarnya.

Di tengah menjalani usaha, Nawir menghadapi adanya isu tak sedap dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Ia dituding sebagai penyedia barang pertanian untuk pemenuhan pengadaan barang dan jasa di pemerintahan Desa Bunuyo.

Nawir menegaskan dengan jabatannya sebagai anggota BPD tidak semena-mena melakukan hal itu, apalagi mencari keuntungan.

Dirinya mengaku, pemerintah desa yang butuh bahan-bahan pertanian untuk disalurkan ke petani, dibeli dari toko miliknya. Tapi ia tidak menawarkan untuk menjadi penyedia barang.

“Pihak pemerintah desa sendiri yang ingin berbelanja di toko saya, dikarenakan toko saya berada di desa bunuyo. Dan pemerintah Desa Bunuyo memilih membeli barang dari toko saya,” ungkap Nawir Sapo, Selasa (4/2/2025).

Dirinya menegaskan isu menjadi penyedia itu hal yang mustahil, karena jauh sebelum itu barang atau produk pertanian yang dijual di toko miliknya memang sudah lengkap sejak awal.

“Saya tidak akan beranggapan ini sebagai bentuk kecemburuan sosial atau apa. Walaupun banyak isu-isu negatif tentang saya. Saya anggap semua itu motivasi agar saya lebih semangat lagi mengembangkan usaha tani ini demi niat agar petani tidak sulit mendapatkan pupuk dan obat-obatan untuk para petani,” ujarnya.

Disamping itu, Kepala Desa Bunuyo, Nikson Husain menjelaskan pihaknya memang berbelanja di toko tersebut, namun itu semata-mata karena ingin mengembangkan usaha masyarakat yang ada di Desa Bunuyo itu sendiri. Dalam artian pemerintah desa mensupport setiap usaha masyarakat yang ada di desa.

“Intinya kami pemerintah desa selalu mensupport setiap usaha masyarakat yang ada di desa. Dan yang memiliki usaha di bidang pertanian ini hanya saudara Nawir. Jadi apa salahnya kita melakukan pembelanjaan di toko miliknya. Jadi kami tidak segan-segan melakukan pembelanjaan di tempat saudara Nawir,” jelas Nikson Husain.

Reporter: Hendrik Gani