Dulohupa.id- Karena takut tak mendapat pelayanan pemerintah, puluhan warga Desa Toto Utara, Kabupaten Bone Bolango mendatangi posko vaksinasi di kantor desa setempat, untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Pantauan dulohupa.id, tampak antrian warga tersebut mengular hingga ke luar kantor.
“Iya, kurang kage akan, kalau macam mo pigi di mana, ba urus apa dia minta akan kartu vaksin (ya, siapa tau kita mau ke suatu tempat untuk mengurus sesuatu lalu dimintai kartu vaksin),” ujar Mei dengan senyum, saat mengungkapkan tujuannya ikut vaksinasi.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Toto Utara, Ivone Taha mengungkapkan bahwa, sekarang sudah banyak masyarakat yang datang untuk melakukan vaksinasi. Berbeda dengan dulu yang masih harus menghindar.
Ia pun menceritakan, bahwa dulu bahkan ada warga yang mencoba menyebarkan kabar buruk tentang vaksin, agar terhindar dari vaksinasi.
Beruntung, dari langkah sosialisasi pihaknya di media sosial dan platform lainnya, masyarakat mulai terbuka untuk menjalani vaksinasi.
“Akhirnya mereka sudah banyak yang berminat. Dan sekarang juga kan, kalau mau urus apa-apa, harus butuh sertifikat vaksin,” ujarnya.
Ia menuturkan, ada sekitar 155 orang mendatangi posko vaksinasi yang bertempat di kantor desa tersebut. Dari jumlah itu, hanya 97 orang yang berhasil divaksin. 58 di antaranya masih tunda, akibat masih mengalami beberapa keluhan, seperti demam.
“Sekarang mereka malah memaksa untuk divaksin, bahkan ada yang menyembunyikan keluhannya. Tapi kan, kita yang menskrining, kita lihat keadaannya bagaimana, apakah bisa divaksin atau kita tunda,” tuturnya
Karena itu, dirinya pun berharap kepada masyarakat, khusus di daerah tersebut, agar bisa sadar diri untuk melakukan vaksinasi. Sebab kata dia, vaksinasi ini sangat penting, di masa kasus Covid-19 yang masih terus naik ini.
“Yang kita harapkan itu juga kesadaran diri dari masyarakat. Kalau masyarakat sudah 90 persen sudah divaksinasi, berarti dengan sendirinya akan terbentuk hard imunitinya kan,” katanya.
“Adanya dukungan dari pemerintah, baik itu dari Bupati melalui Perbup, dari Presiden melalui Keppres. Alhamdulillah makin lama, peningkatan capaian dari vaksin itu makin meningkat,” tambah dia.












