Dulohupa.id – Seorang kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bilato yang tewas usai kecelakaan di jalan Gorontalo Out Ring Road (GORR), ternyata diduga merupakan korban tabrak lari.
Korban diduga ditabrak kendaraan lain setelah Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi-saksi.
Kasat Lantas Polres Gorontalo, Iptu Irawan Kusumo mengungkapkan, awalnya korban berinsial RP (45) berjalan dari arah Kelurahan Kayu merah menuju arah Desa Ombulo sekitar pukul 06.00 Wita.
Saat itu korban mengendarai sepeda motor jenis Kawasaki Ninja. Pegawai Negeri Sipil itu kemudian mengalami kecelakaan di jalan GORR, tepatnya di Desa Huidu, Kecamatan Limboto Barat.
“Diduga tabrak lari dimana ketika korban melintasi jalan lurus sedikit menurun di Jalan GORR, korban ditabrak pada body motor belakang,” ungkap Iptu Irawan sat dikonformasi Dulohupa, Senain (19/6/2023).
“Sehingga korban tidak dapat mengendalikan sepeda motornya, hingga keluar ke bahu jalan sebelah kiri masuk ke lahan perkebunan milik masyarakat,” sambungnya.

Polisi menduga korban ditabrak oleh kendaraan roda empat dari belakang. Namun polisi masih menelusuri pemilik mobil tersebut.
“Korban ditabrak dari belakang oleh mobil yang belum diketahui nomor polisi,” kata Iptu Irawan Kusumo.
Akibat kecelakaan ini, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan tangan kanannya patah, hingga menyebabkan korban meninggal di lokasi kejadian.
Saat ini petugas tengah mengamankan barang bukti berupa satu unik kendaraan bermotor milik korban. Sementara kendaraan mobil yang diduga menabrak korban masih terus diselidiki oleh Satlantas Polres Gorontalo.
Reporter: Herman Abdullah












