Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Kekerasan Terhadap Jurnalis SCTV-Indosiar, IJTI: Jurnalis TV di Daerah Harus Bersolidaritas

Dulohupa.id – Kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia kembali terjadi. Kali ini korbanya adalah Ardy yohaba, video jurnalis biro SCTV-INDOSIAR Lampung utara, pada Jumat (28/8).

Kekerasan itu dialami Ardy Yohaba saat mengklarifikasi kericuhan pertandingan Sepak Bola Piala Bupati Cup di Stadion Sukung Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung utara, yang menyebabkan salah satu klub didiskualifikasi. Sayangnya, saat akan melakukan wawancara, Ardy mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari oknum panitia.

Selain dihalangi-halangi meliput, kamera Ardy juga dirampas. Tak hanya itu, ia juga mendapat pukulan di bagian wajah hingga mengalami luka memar dibagian pelipis sebelah kanan. Belakangan diketahui, pelaku kekerasan adalah ketua panitia bernama Juanda Basri

Atas tindakan penghalang-penghalangan dan aksi kekerasan ini tersebut, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah Cirebon Raya meyatakan sikap:

1. Mengutuk dan mengecam keras aksi kekerasan yg dilakukan oknum panitia terhadap jurnalis sctv-indosiar ardy yohaba.

2. Menuntut POLRI segara mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku kekerasan.

3. Meminta Dewan pers dan IJTI Pusat melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap korban selama proses hukum berlangsung.

4. Menghimbau kepada semua jurnalis tv di daerah melakukan aksi solidaritas terhadap aksi kekersan ini karena sudah mengancam kebebasan pers.

5. Meminta kepada seluruh jurnalis televisi tetap melakukan peliputan sesuai kaedah dan kode etik jurnalistik.

Ketua IJTI korda Cirebon Raya Faizal Nurathman menyatakan, kejadian ini menambah panjang deretan kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia. Jurnalis yang seharusnya dilindungi selama aktivitas peliputan justru diintimidasi dan dihalang- halangi. Aksi kekerasan ini telah melanggar undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik dan mengancam kebebasan pers.

Adapun tindakan kekerasan ini telah dilaporkan Ardy ke Mapolres Lampung utara, yang diterima langsung oleh Kepala Spkt. Ipda Pol. Irwanto, Unit Sentra Pelayanan (SPKT) dengan nomor Laporan Polisi : LP / 855 /B / VIII / 2020 / POLDA LAMPUNG / RES L.U.

Rls