Dulohupa.id- Tim gabungan yang terdiri dari tenaga kesehatan, aparat kepolisian, TNI, dan Satgas COVID-19, masih terus bersiaga di perbatasan Gorontalo dan Sulawesi Tengah, hingga hari ini, Senin (17/4).
Mely Pakaya, Kabid Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Pohuwato menjelaskan, bahwa “Ini dilakukan untuk menindaklanjuti larangan pemerintah pusat terkait mudik dalam rangka menekan angka penyebaran covid-19,” ujar Mely.
Menurut Mely juga, penjagaan dan penempatan tenaga medis di perbatasan sudah dilakukan sejak 6 Mei kemarin, dan akan berakhir pada 17 Mei mendatang.
“Petugas medis sendiri sudah siap siaga berjaga di posko kesehatan yang berada di Desa Molosipat, perbatasan Gorontalo-Sulteng. Yang bertugas ialah mereka tenaga medis yang ada di puskesmas Popayato Barat yang sudah dimulai dari tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei mendatang,” jelasnya.
Mely membeberkan, setiap pelaku perjalanan yang diizinkan melintas hanya logistik, obat-obatan, ambulance, orang sakit atau yang ingin berobat.
Namun kata Mely, bagi pelaku perjalanan yang tidak membawa surat keterangan antigen akan diperiksa secara ketat.
“Langsung dites di tempat, dan jika reaktif, langsung disuruh putar balik,” tegas Mely.
*liputan ini untuk program Fellowship Jurnalis Perubahan Perilaku kolaborasi Dewan Pers dan Satgas Covid-19
Reporter: Zulkifli Mangkau












